Berita Badung
Cuaca Ekstrem di Bali, Tiga Penerbangan ke Bandara Ngurah Rai Dialihkan
Cuaca Ekstrem di Bali, Tiga Penerbangan ke Bandara Ngurah Rai Dialihkan
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Akibat cuaca ekstrem melanda Pulau Dewata pada Jumat (8/3/2024) kemarin sore hingga malam terdapat tiga penerbangan ke Bali dialihkan.
Dimana berdasarkan data cuaca di Stasiun Meteorologi I Gusti Ngurah Rai kemarin memang terjadi hujan yang cukup tinggi intensitasnya.
"Hujan yang terjadi pada tanggal 8 Maret 2023 tercatat sebesar 66.9 mm dengan curah hujan tertinggi tercatat pada pukul 12.00 UTC (20.00 WITA) sebesar 56.0 mm," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I I Gusti Ngurah Rai, Pande Putu Hadi Wiguna, kepada tribunbali.com pada Sabtu 9 Maret 2024.
Baca juga: Jalan Berlubang, 2 Pemotor Tewas, AKP Ayu: Kecelakaan Adu Jangkrik Dalam Kecepatan Tinggi
Ia menambahkan awan cumulonimbus tumbuh mulai pukul 7.00 UTC (15.00 WITA) dan cuaca signifikan berupa kilat dan petir terjadi mulai pukul 7.30 UTC (15.30 WITA).
Hujan ringan mulai turun pukul 9.30 UTC (17.30 WITA) disusul hujan lebat disertai kilat dan petir.
Hujan lebat disertai kilat dan petir diikuti dengan jarak pandang mendatar yang rendah hingga 300m terjadi antara pukul 10.22 - 11.25 UTC (18.22-19.25 WITA).
Baca juga: Selamat Jalan Kadek Garin, Kecelakaan Renggut Nyawanya Setelah Menunggu Ogoh-ogoh di Jembrana
Kilat dan petir baru mereda sekitar pukul 13.00 UTC(21.00 WITA). Hujan berangsur-angsur mereda hingga pukul 19.30 UTC (03.30 WITA).
"Hasil analisis Prakirawan menyebutkan bahwa penyebab terjadinya hujan lebat di Stasiun Meteorologi I Gusti Ngurah Rai ini dikarenakan terdapat adanya pertemuan aliran massa udara (konvergensi) di sekitar Pulau Bali, aktifitas sirkulasi atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO) yang saat ini berada di kuadran 4 (Maritime Continent) sehingga mendukung penambahan uap air di wilayah Indonesia, serta anomali suhu permukaan laut yang berkisar antara +0.5 s/d +2.5 C Samudra Hindia selatan di sekitar Pulau Bali mengindikasikan cukup hangatnya perairan yang menjadi salah satu faktor penyuplai uap air yang cukup intensif ke atmosfer," papar Putu Hadi.
Ia menyampaikan bahwa suplai uap air di atmosfer inilah yang mendukung pertumbuhan awan konvektif dan mendukung terjadinya hujan.
Diberitakan sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda Pulau Bali pada Jumat (8/3/2024) sore hingga malam.
Akibat cuaca ekstrem tersebut sejumlah titik mengalami banjir hingga pohon tumbang.
Bahkan penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pun terganggu dimana sejumlah penerbangan gagal mendarat.
"Dapat kami sampaikan dampak cuaca ekstream di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali kemarin, terdapat tiga pesawat yang dialihkan karena jarak pandang aerodrome," ujar General Manager Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan.
Handy menambahkan ketiga penerbangan yang dialihkan diantaranya pergama Garuda Indonesia GA881 rute Narita - Denpasar dialihkan ke Bandara Lombok pukul 18.50 WITA.
Kedua penerbangan Indonesia AirAsia AWQ808 rute Jakarta Cengkareng - Denpasar dialihkan ke Bandara Lombok Praya pukul 18.50 WITA.
Kemudian ketiga penerbangan Batik Air BTK7311 rute Jakarta Halim Perdana Kusuma - Denpasar dialihkan ke Bandara Hasanuddin Makassar pukul 18.43 WITA.
Handy menyampaikan terhadap cuaca ekstream yang terjadi kami terus memonitoring kondisi cuaca, fasilitas dan berkoordinasi kepada pihak terkait termasuk Airnav Indonesia agar dapat ditangani dengan baik.(*)
cuaca ekstrem
hujan
penerbangan
Bandara Internasional I Gusti Ngurai Rai
Stasiun Meteorologi I Gusti Ngurah Rai
| Pengelolaan CAS di Badung Bali Belum Maksimal, Perumda Pasar MGS Siapkan Mulai Formulasi |
|
|---|
| Terjebak di Tebing Pantai Pandawa Bali Saat Menolong Seekor Anjing, Roger Berhasil Diselamatkan |
|
|---|
| Badung Kembali Gelontorkan Rp2 Juta Per KK, Bupati: Jaga Daya Beli Jelang Galungan-Kuningan |
|
|---|
| Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri Upacara Ngeratep Tapakan di Pura Dalem Bebalang Carangsari |
|
|---|
| TPA Suwung Dimungkinkan Buka, Adi Arnawa: Kalau Bisa Tetap Selesaikan Dari Sumbernya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Bandara-Ngurah-Rai-Bali-Akan-Layani-Enam-Rute-Internasional.jpg)