Berita Jembrana
Selamat Jalan Kadek Garin, Kecelakaan Renggut Nyawanya Setelah Menunggu Ogoh-ogoh di Jembrana
Selamat Jalan Kadek Garin, Kecelakaan Renggut Nyawanya Setelah Menunggu Ogoh-ogoh di Jembrana
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Alami kecelakaan atau tepatnya tabrak lari, Kadek Garin Juni Antara meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Puskesmas 2 Melaya, Jembrana, Kamis 7 Maret 2024.
Korban kecelakaan merupakan anggota Sekaa Truna asal Desa Adat Sumbersari, Kecamatan Melaya, Jembrana.
Insiden kecelakaan yang menimpa anggota Sekaa Truna ini akibat tabrak lari saat melintas di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Desa/Kecamatan Melaya.
Baca juga: Empat Orang Tewas, Satu Luka Berat, Dua Siswa SMA, Kecelakaan Maut Gara-gara Ingin Makan Sate
Saat itu, Kadek Garin baru saja pulang dari Gedung Kesenian Ir. Soekarno atau Twin Tower Negara.
Dirinya memilih untuk begadang menunggu Ogoh-ogoh perwakilan dari STT Tunjung Sari, Banjar Adat Sari Mumbul, Desa Adat Sumbersari.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kecelakaan di jalur tengkorak tersebut terjadi sekitar pukul 05.50 WITA.
Baca juga: Bertengkar Bareng Pacar, Dua Remaja Tewas Kecelakaan, Tangisan Ibu Memelas: Nak Bangun, Ini Ibu
Kejadian kecelakaan di kilometer 115-116 wilayah Desa Melaya tersebut bermula dari Kadek Garin yang mengendarai motor matik DK 5661 ZM.
Kadek Garin mengendarai motornya bergerak dari arah timur (Denpasar menuju Gilimanuk).
Setibanya di TKP saat hari masih gelap dan tidak ada lampu penerangan jalan.
Korban kecelakaan juga saat itu melewati jalan cembung dari arah timur, Kadek Garin tiba-tiba saja bergerak ke kanan masuk jalur lawan (kanan).
Dan saat bersamaan datang kendaraan tak dikenal sehingga terjadi kecelakaan.
Pengendara sepeda motor terjatuh sementara kendaraan tak dikenal memilih untuk meninggalkan lokasi kejadian alias kabur.
Warga Desa Adat Sumbersari menyebutkan, Kadek Garin saat itu baru saja pulang dari Twin Tower Kota Negara karena bergadang menunggu ogoh-ogoh yang masuk nominasi sebagai perwakilan Kecamatan Melaya.
Saat perjalanan pulang, ia mengalami kecelakaan dan kemudian meninggal dunia.
"Baru pulang dari Twin Tower (untuk ogoh-ogoh). Tak disangka kecelakaan dan meninggal dunia," ucapnya.
Warga Jembrana Bali Keluhkan Penipuan dan Judol, Polisi: Gunakan Platform Resmi |
![]() |
---|
BENDERA Peringatan Rawan Berenang Dipasang di Teluk Gilimanuk, Imbauan Keselamatan Beraktivitas |
![]() |
---|
KEPALA Nengah Terbentur Keras di Jalur Tengkorak Jembrana, Aspal Penuh Bercak Merah |
![]() |
---|
Lima Rumah Warga Jembrana Diterjang Gelombang Tinggi, Dua KK Mengungsi |
![]() |
---|
50 Orang Jadi Korban, Sayu Putu Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rp 1,5 Miliar Lebih |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.