Berita Jembrana

KEPALA Nengah Terbentur Keras di Jalur Tengkorak Jembrana, Aspal Penuh Bercak Merah

KEPALA Nengah Terbentur Keras di Jalur Tengkorak Jembrana, Aspal Penuh Bercak Merah

istimewa
KEPALA Nengah Terbentur Keras di Jalur Tengkorak Jembrana, Aspal Penuh Bercak Merah 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan lalulintas out of control (OC) di Jembrana.

Insiden kecelakaan itu terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Kamis 28 Agustus 2025 sore kemarin. 

Korban kecelakaan diketahui bernama I Nengah Sumberdana (58) asal Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Jembrana.

Korban kecelakaan dilaporkan meninggal di TKP dengan kondisi telungkup karena menderita cedera kepala berat.

Baca juga: NIAT MULIA Antar Orderan Berakhir Dilindas Rantis Brimob, Tangis Keluarga Driver Ojek Bikin Haru

Saat kecelakaan, diduga korban berbenturan keras dengan aspal jalan hingga sebabkan darah berceceran di jalan raya.

Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan itu terjadi pada kilometer 77-78 Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

Waktu kecelakaan diperkirakan sekitar pukul 17.45 WITA.

Baca juga: AKSI BRUTAL Putu Agus di Antiga Karangasem, Dianiaya Hingga Babak Belur, Korban Terus Ucap Maaf

Insiden kecelakaan itu bermula dari sepeda motor matik DK 4995ZI yang dikemudikan korban I Nengah Sumberdana bergerak dari arah barat ke timur atau dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. 

Setiba di TKP kecelakaan yang saat itu dengan situasi jalan lurus disertai turunan landai, pengendara sepeda motor justru tak bisa menguasai kendaraan dan oleng kemudian terjatuh di Jalan Raya. 

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di TKP.

Diduga, saat kecelakaan tunggal itu, kepala korban berbenturan dengan aspal jalan raya di TKP. 

"Satu orang pemotor meninggal dunia di TKP," ungkap Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan saat dikonfirmasi, Jumat 29 Agustus 2025. 

Dia menyebutkan, penyebab kecelakaan warga Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, karena menderita cedera kepala berat.

Pasca kecelakaan tersebut, korban telah dievakuasi dengan koordinasi Sat Lantas Polres Jembrana.

"Kami imbau seluruh masyarakat terutama pengguna jalan raya agar selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi diri sendiri serta arus lalulintas sekitar ketika berkendara untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan terjadi di kemudian hari," imbaunya. 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved