Berita Video

VIDEO Dua WNA Jerman Ngayah Megambel Gender di Ubud Bali

VIDEO Dua WNA Jerman Ngayah Megambel Gender di Ubud Bali, Beli Gender untuk Dibawa ke Berlin

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Kartika Viktriani

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dua orang WNA asal Jerman ngayah megambel Gender di Ubud, keduanya pun membeli Gender untuk dibawa ke Berlin.

Sebuah upacara 'nelubulanin' atau tiga bulanan tengah berlangsung di rumah seorang warga di Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, Senin 18 Maret 2024 pagi. 

Dalam suasana yang khusyuk tersebut, terdengar lintingan suara gamelan gender wayang.

Lagu yang dimainkan menambah kemagisan upacara Manusia Yadnya tersebut.

Menariknya, pemain gamelan gender ini bukanlah warga Bali pada umumnya, namun pemain gamelan tersebut adalah dua orang pria berkulit putih, rambut pirang, hidung mancung serta mata biru.

Ya, mereka adalah Gert Anklam (pria) dan Beate Gatscha (perempuan).

Mereka merupakan warga asal Berlin, Jerman.

Dalam upacara adat tersebut, Gert dan Beate memainkan beberapa lagu gender wayang.

Mereka tampak teliti dalam memukul dan 'nekep' gangsa, sehingga nada-nada yang keluar terdengar jernih.

Kepada wartawan, Beate mengatakan, ia telah belajar gender wayang sejak tahun 2015.

Pihaknya belajar pada Dek Isa atau tuan rumah yang anaknya melangsungkan upacara nelubulanin.

Beate dan Gert pun merasa senang dan bangga bisa ngayah dalam upacara ini.

Terkait gender wayang, Beate mengatakan ia telah jatuh cinta pada seni tradisional Bali ini sejak tahun 2015. Saat itu, dia langsung membeli sepasang gender wayang dan dibawanya ke Berlin. 

Beate dan Gert yang merupakan seniman musik asal Jerman ini, mengatakan tidak hanya tertarik pada gender wayang, namun ia tertarik pada gamelan Bali pada umumnya.

Dia beralasan hal tersebut dikarenakan gamelan Bali memiliki konsep keharmonisan antar satu instrumen dengan instrumen lainnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved