Populer Bali

Viral Bali: 4 Hari Hilang, Made Dana Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan Bambu Tampaksiring

Berita Viral Bali yang pertama menyorot ditemukannya jenazah seorang pemuda berusia 33 tahun di Tampaksiring, Gianyar baru-baru ini.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ady Sucipto
Photo By Pixabay/soumen82hazr via Sonora.id
Ilustrasi meninggal. Viral Bali: 4 Hari Hilang, Made Dana Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan Bambu Tampaksiring 

Viral Bali: 4 Hari Hilang, Made Dana Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan Bambu Tampaksiring

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR- Inilah berita Viral Bali yang menjadi perbincangan hangat sepanjang Minggu, 24 Maret hingga Senin, 25 Maret 2024.

Berita Viral Bali yang pertama menyorot ditemukannya jenazah seorang pemuda berusia 33 tahun di Tampaksiring, Gianyar baru-baru ini.

Kemudian, berita Viral Bali selanjutnya menyorot insiden kebakaran toko dan gudang AC di Kesiman, Denpasar yang merambat hingga ke dua rumah dan nilai kerugian ditaksir Rp 1 miliar.

Baca juga: Viral Bali Putu Aditya Tewas Tenggelam di Taman Pancing, Terlindas Truk di Bypass Komang Rigeg Tewas

Berikut ulasan berita Viral Bali selengkapnya:

Temuan jenazah di Tampaksiring

Masyarakat Banjar Kelodan, Desa/Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, digegerkan penemuan jenazah di bawah jembatan bambu di areal Subak Kumba Wilayah Banjar Kelodan, Minggu (24/3) sekitar pukul 11.00 Wita.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polsek Tampaksiring, jenazah tersebut ialah I Made Dana, pria berusia 33 tahun asal Banjar Basangambu, Desa Manukaya, Tampaksiring.

Sebelum ditemukan tewas, Dana meninggalkan rumahnya sejak empat hari lalu, dalam kondisi depresi.

Namun dalam penyelidikan kepolisian, tak disebutkan penyebab korban mengalami depresi.

Kapolsek Tampaksiring, AKP I Putu Agus Ady Wijaya menjelaskan, jenazah pertama kali diketahui oleh I Gusti Ngurah Oko. Saat itu, pria asal Banjar Kelodan itu hendak mengecek aliran air.

"Saksi mau mengecek aliran air di sawah, pas melewati titik bambu kecil penyeberangan dari rumah menuju persawahan, saksi menemukan seseorang tergeletak di bawah jembatan," ujar AKP Ady.

Baca juga: Viral Bali: Pamer Senjata Api, Pria Bertato di Karangasem Diamankan Polisi, Korupsi PNPM di Tabanan

Melihat hal itu, saksi lantas berlari ke rumah tetangganya, menyampaikan penemuan jenazah tersebut.

Tak berselang lama, kabar tersebut lantas tersebar, hingga masyarakat setempat pun ramai mendatangi lokasi.

Kabar tersebut juga sampai ke Mapolsek Tampaksiring, lalu dilakukan olah TKP.

Begitu juga dengan tim dari BPBD Gianyar, langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Sanjiwani Gianyar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Kepala Puskesmas Tampaksiring 1, dr I Gede Ardita, disebutkan bahwa korban sudah meninggal dunia sekitar enam jam sebelum ditemukan.

"Penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil visum dari RSUD Sanjiwani Gianyar," ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, sebelumnya korban meninggalkan rumah empat hari lalu.

"Korban dari empat hari mengalami depresi dan hilang meninggalkan rumah, kemudian ditemukan meninggal dunia di aliran sungai Subak Kumba Wilayah Banjar Kelodan," pungkas Kapolsek.

Baca juga: Viral Pemukulan di Jalan Hasanudin Denpasar, Pelaku Emosi Sejak Pagi Hari Belum Makan

Api Lahap Lantai 3 Toko dan Gudang AC di Kesiman, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Api melahap bangunan lantai 3 toko dan gudang AC Daikin milik CV Artic di Jalan Turi nomor 14 dan berdampak ke dua rumah yang berhimpitan di nomor 4 dan 4A, Kesiman, Denpasar Timur, Denpasar, pada Sabtu (23/3) tengah malam.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian, Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menerangkan bahwa api berasal dari lantai 3 bangunan toko dan gudang AC milik Santoso (55) tersebut.

Besarnya amukan si jago merah membuat petugas Dinas Kebakaran Kota Denpasar dan Badung berjibaku dengan mengerahkan 15 unit pemadam.

"Sekitar pukul 23.00 Wita mulanya korban mendengar dari lantai atas ada suara yang jatuh, kemudian karena penasaran dan sekalian mengecek keadaan di gudang dan toko, korban naik keatas menuju lantai 2 dan 3," kata Sukadi.

"Sampai di lantai 3, korban sudah melihat bahwa ada kobaran api yang berasal dari atas plafon dan sudah melahap barang komponen AC yang berada dilantai 3," sambungnya.

Api yang membesar turut merembet ke beberapa rumah tinggal karena lokasinya yang berhimpitan di Jalan Turi Nomor 14 dan Nomor 4 milik Nyoman Susila dan dikontrak oleh Ni Made Sulitri serta nomor 4A milik Gusti Ngurah Suarsa.

"Yang terbakar bangunan lantai 3 toko dan gudang AC beserta isinya seperti mesin AC, komponen AC, tabung AC dan freon AC, kemudian bagian ruang dapur dan pintu akses menuju toko dan gudang," paparnya.

"Lalu 1 unit rumah tinggal Jalan Turi Gang Buaji No 4, pada bagian belakang rusak akibat runtuhan dari gudang AC dan atap jebol dan rumah tinggal Jalan Turi Gang Buaji No 4A, pada tembok pagar rumah jebol akibat panas api," jabar Sukadi.

Sukadi menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut.

Penyebab kebakaran dan kerugian materiil belum dapat dipastikan.

"Nihil terdapat korban jiwa dalam kejadian dimaksud, kerugian materi belum dapat dipastikan dan belum dapat dipastikan penyebab kebakaran mengingat korban sudah melihat api sudah membakar di lantai 3," pungkasnya.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar, Wayan Karma menyebutkan, pihaknya menerahkan armada dari seluruh Pos Induk, Pos Juanda, Pos Mahendradata dan Pos Cokro. Dugaan sementara, kebakaran akibat korsleting listrik.

"Penyebab kejadian korsleting listrik untuk kerugian diperkirakan mencapai 1 miliar rupiah," ujarnya.

Beruntung pemilik Santoso dan istri saat itu belum tertidur sehingga bisa menyelamatkan diri.

Kepada polisi, sang istri, Sri Winarti menerangkan, masih mengerjakan administrasi pekerjaan, kemudian tiba-tiba mendengar suara reruntuhan barang dari lantai 2 dan setelah dicek api sudah berkobar dari lantai 3.

Setelah itu, ia langsung meminta bantuan warga sekitar dan pemadam kebakaran. (tribun bali/weg/ian)

>>> Baca berita terkait <<<

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved