Bali United

Privat Mbarga Dapat Ancaman Pembunuhan Oleh Akun Ini Usai Bali United Tumbangkan Persija Jakarta

Dunia sepak bola di Tanah Air kembali tercoreng atas kasus yang kini dialami striker Bali United, Privat Mbarga setelah mendapatkan serangan rasisme

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ady Sucipto
Dok. Bali United
Pemain Bali United, Privat Mbarga.Privat Mbarga Dapat Ancaman Pembunuhan Oleh Akun Ini Usai Bali United Tumbangkan Persija Jakarta 

Privat Mbarga Dapat Ancaman Pembunuhan Oleh Akun Ini Usai Bali United Tumbangkan Persija Jakarta

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dunia sepak bola di Tanah Air kembali tercoreng atas kasus yang kini dialami striker Bali United, Privat Mbarga setelah mendapatkan serangan rasisme dan ancaman pembunuhan dari sejumlah oknum.

Serangan rasisme dan ancaman pembunuhan yang ditujukan ke Privat Mbarga ini diduga imbas dari hasil akhir Bali United vs Persija Jakarta di kompetisi Liga 1 2023/2024 pekan 30 yang berakhir 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu, 30 Maret 2024.  

Sebagaimana diketahui, aksi rasisme merupakan tindakan paling dikecam di ranah persepakbolaan internasional, bahkan oleh FIFA.

Baca juga: BREAKING NEWS: Bali United Kalahkan Persija, Privat Mbarga Diancam Dibunuh di Jakarta

Pesan Say No To Racism bukanlah sekedar slogan belaka yang disampaikan oleh berbagai kalangan di dunia sepak bola, namun juga harus dipraktikan di dunia nyata.

Terkini, kompetisi sepak bola di Indonesia menjadi sorotan lantaran ulah rasisme yang dialamatkan pada pemain asing yang berkiprah di Liga 1 2023/2024, kasta tertinggi sepak bola di Tanah Air.

Privat Mbarga baru-baru ini menerima pesan langsung atau Direct Message (DM) pada akun Instagram pribadinya yang kemudian dia unggah di media sosial lalu viral.

Striker Bali United asal Kamerun yang kini dinaturalisasi Timnas Kamboja itu cukup menyayangkan aksi yang berlebihan itu.

Alhasil, dukungan pun mengalir ke Privat Mbarga dari kalangan pemain, komunitas, dan perorangan.

Baca juga: Kans David da Silva & Ciro Alves Tinggalkan Persib, Eks Bek Kesayangan Bobotoh ke Malut United?

Sebagaimana yang ditunjukkan dari rekan satu tim di Bali United, Ilija Spasojevic, juga pemain klub Liga 1 lain seperti, Yakob Sayuri, Arthur Irawan, Gustavo Tocantins, Moussa Sidibe hingga Renan Alves.

Mereka kompak memberikan dukungan kepada Privat Mbarga dan mengutuk aksi pelaku.

Diduga akun Instagram Ardiansyah Feby (@Ardiansyahfeby) memberikan pesan rasis dan ancaman kepada Privat Mbarga dengan menuliskan "Heyy Monkey Negro Niga...Are You Diving ? I Will Kill You In Jakarta (Hei Monyet Kulit Hitam, apakah kamu melakukan diving ? saya akan membunuh kamu di Jakarta)"

Demikian halnya yang dilakukan akun Instagram Goday (@godaydei) yang mengirim pesan kepada Privat Mbarga dengan simbol mengacungkan jari tengah, simbol kotoran manusia dan emoticon monyet.

Unggahan Privat Mbarga kemudian banyak dire-post akun-akun sepak bola nasional dan pelaku mendapat banyak kecaman.

Sang pemain dalam unggahan story di IG pribadinya menuliskan bahwa dirinya bahagia meski berkulit hitam karena bahagia itu indah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved