Manchester City
DUEL Bellingham Vs Rodri, Preview Real Madrid Lawan Manchester City, Rabu 10 April 2024 Dini Hari
Bellingham adalah pemain asal Inggris yang bermain untuk klub Spanyol. Sebaliknya Rodri adalah pemain asal Spanyol yang bermain cemerlang.
“Di posisinya, dia yang terbaik sehingga dia bisa melakukan segalanya. Kualitasnya, dia membaca permainan, mentalitasnya, dia selalu siap. Dia sangat bagus dalam banyak hal... Kehadirannya, fisiknya, dia lengkap."
Madrid merasa mereka unggul atas kekuatan keuangan Liga Premier dengan memikat Jude Bellingham ke Santiago Bernabeu daripada kembali ke tanah airnya musim panas lalu.
Tapi City juga bisa merasa puas dengan merebut Rodri, pemain kelahiran Madrid, dari bawah hidung mereka sendiri.
Setelah membuat terobosan di Villarreal, ia hanya menghabiskan satu musim di Atletico Madrid sebelum City mengeluarkan £62 juta ($78 juta) untuk memicu klausul pelepasannya pada tahun 2019.
Siapa yang memenangkan head-to-head antara Bellingham dan Rodri akan sangat menentukan pertemuan ketiga antara raksasa Spanyol dan Inggris dalam tiga musim terakhir.
Dua tahun lalu, keunggulan dua gol City hilang pada masa tambahan waktu di Bernabeu ketika Real melancarkan serangan balik yang luar biasa dalam perjalanan mereka menuju Piala Eropa ke-14.
Pasukan Guardiola membalas dendam 12 bulan kemudian di pertandingan semifinal lainnya ketika mereka mengalahkan Madrid 4-0 di kandang sendiri, yang bisa dibilang merupakan puncak dari delapan tahun mantan bos Barcelona itu bertugas di Manchester.
Dan Rodri yakin keunggulan sebagai tuan rumah pada leg kedua di Etihad, di mana City tidak terkalahkan di Liga Champions sejak 2018, bisa menjadi faktor penentu dalam pertandingan tersebut.
“Kami sangat mengenal satu sama lain. Kami belajar dari pengalaman tahun lalu yang sangat menyenangkan bagi kami”, ujar Rodri setelah pengundian dilakukan.
“Kami tahu akan sangat sulit untuk lolos lagi, namun sejujurnya saya pikir undian ini menguntungkan kami karena leg kedua akan digelar di kandang sendiri,” katanya, keyakinan yang datang dari seorang pria yang tidak terbiasa kalah dan City tidak dapat mengatasinya.
Pep Guardiola akan membuat keputusan terlambat Ederson menjelang pertarungan Liga Champions. Dia sedang mencari waktu yang tepat untuk membawa Ederson kembali ke tim Manchester City.
Ederson melewatkan empat pertandingan terakhir City tetapi kiper asal Brasil itu berada di bangku cadangan saat Stefan Ortega bermain dalam kemenangan 4-2 di laga lawan Crystal Palace.
Ditanya apakah Ederson akan bermain di Bernabeu ketika City memainkan leg pertama perempat final Liga Champions, Guardiola berkata: “Saya harus memikirkannya, karena Ederson merasa sangat baik. Saya harus memutuskan, tapi kami sangat senang dengan Stefan. Dia adalah kiper yang luar biasa.”
Rodri akan tampil ke-41 di City musim ini, dan Guardiola mengatakan klub telah mengatur waktu bermainnya untuk menghindari kelelahan.
“Pertandingan terakhir [melawan Aston Villa] dia bermain selama 70 menit, hari ini [melawan Palace] 75 menit, jadi kami bisa mengurangi 20 atau 25 menit terakhir. Rodri sangat kuat dan itu bagus,” ujarnya.
Guardiola prihatin dengan kelambanan timnya dalam mengejar ketinggalan setelah kehilangan bola melawan Palace. “Saya tahu kenapa hal itu terjadi, dan tentu saja kita harus berusaha memperbaikinya, kalau tidak maka akan sulit,” ujarnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.