Berita Karangasem

Jalan Raya Bang bang Biaung Dikeluhkan Pengendara

Pengendara yang  melintasi Jalan Raya di Br. Dinas Bangbang Biaung, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem mengeluh.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Kondisi Jalan Raya di Br. Dinas Bangbang Biaung, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, Sabtu (20/4/2024). Nampak beberapa titik jalan berlubang, serta bertanah. 

AMLAPURA, TRIBUN-BALI. COM - Pengendara yang  melintasi Jalan Raya di Br. Dinas Bangbang Biaung, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem mengeluh. Pasalnya, akses jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Selat- Rendang belum mendapat  perbaikan. Masih berlubang, dan rusak  parah.

I Gede Arta, pengendara asal Geriana mengungkapkan, pengendara yang melintas jengkel dengan kondisi jalan yang membahayakan. Jalan yang menghubungkan  Kec. Rendang - Bebandem hingga Sidemen rusak sejak lama. Kondisinya membahayakan. Pengendara sering terjatuh saat melintas

"Pengendara mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Kondisi jalan membahayakan pengguna jalan. Pengendara sering jatuh saat melintas. Tapi tak ada korban jiwa, hanya luka. Sampai  kini tak ada perbaikan dari pemerintah,"kata Arta,  Minggu (21/4/2024) kemarin

Akses ini merupakan jalan utama masyarakat. Yang menghubung  Kecamatan Bebandem, Sidemen, Selat, dan Rendang. Sangat vital, dan sering dilalui saat persembahyangan, sekolah, pasar, serta untuk menopang perekonomian masyarakat. Pengendara  berharap jalan segera  diperbaiki  agar aman dilalui. 

Baca juga: Pasca Viral Perkelahian Pelajar, Kepolisian Perketat Pengamanan di Gor Swecapura Gelgel

"Jalan ini sering dilalui truk pengangkut  galian atau material. Seperti pasir, batu, serta krikil. Saya berharap pemerintah segera memperbaiki. Kasian warga serta pengendara. Kondisi jalan bergelombang, berlubang, retak, berkerikil. Aspal mengelupas,"akui Gede Arta.

Kepala Dinas PUPR, Perumahan & Permukiman Kab. Karangasem, Wedasmara, membenarkan, jika kondisi jalan rusak.  Sedangkan status jalan adalah milik provinsi, sehingga jadi wewenang provinsi.  Kabupaten sudah berkoordinasi dengan Provinsi terkait  kerusakan jalan. Pemerintah Bali  siap  memperbaikinya.

"Dari hasil koordinasi, PUPR Prov. Bali mengaku  belum anggarkan  perbaikan jalan di Selat tahun 2024. Tapi dari Provinsi berencana melakukan pergeseran anggaran di 2024, agar bisa perbaiki jalan tersebut,"kata Wedasmara.

Untuk diketahui, ada beberapa jalan Provinsi dan yang masih rusak. Untuk jalan Kabupaten yang dinyatakan rusak berat, sedang,  serta ringan  diperkirakan mencapai 32 persen dari panjang jalan di Kab. Karangasem. Jalan kabupaten yang rusak tersebar di 8 Kecamatan. Terbanyak yakni di Kecamatan Kubu dan Abang.

Jalan rusak berat, sedang, & ringan terbanyak berada di daerah pegunungan dan bebukitan di Kecamatan Kubu, Abang, Bebandem, dan Selat. Seperti di Desa Ban, Desa Bunutan, dan Tianyar Barat.  Sedangkan 68 persen kondisi jalan di Kabupaten Karangasem sudah dinyatakan baik, dan layak untuk dilalui. 

Kerusakan jalan raya bervariatif. Seperti jalan berlubang, bergelombang, retak seperti rambut, paling parah berkerikil serta bertanah (belum di hotmik). Jalan rusak  hampir sebagian  berada pelosok  desa, atas bebukitan dan pegunungan. Untuk  perkotaan hampir sebagian besar kondisinya baik, dan masih sangat layak.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved