Berita Karangasem

Mutasi di Pemkab Karangasem, Ipar Bupati Tak Masuk Hitungan, Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik

Mutasi di Pemkab Karangasem, Ipar Bupati Tak Masuk Hitungan, Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik

istimewa
Mutasi di Pemkab Karangasem, Ipar Bupati Tak Masuk Hitungan, Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bupati Karangasem, Gusti Putu Parwata resmi menetapkan mutasi sejumlah pejabat.

Proses mutasi itu dituangkan melalui Keputusan Bupati Karangasem Nomor: 347/HK/2025 tertanggal 28 Agustus 2025. 

Sebanyak 156 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam sebuah prosesi yang digelar di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Kamis pagi (28/8/2025).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati I Gusti Putu Parwata, didampingi Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Ketua DPRD, serta Sekda Kabupaten Karangasem.

Baca juga: KEPALA Nengah Terbentur Keras di Jalur Tengkorak Jembrana, Aspal Penuh Bercak Merah

Rotasi ini menjadi gelombang kedua dalam tahun 2025, dengan rincian 89 pejabat eselon III, 62 eselon IV, serta 5 pejabat fungsional yang terkena pergeseran posisi.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Par, sapaan akrab I Gusti Putu Parwata menekankan pentingnya etika kerja yang dilandasi integritas dan kerendahan hati.

Ia juga menegaskan, mutasi yang dilaksanakan mengutamakan pada profesionalitas serta berusaha menghindari kesan politik dan nepotisme dalam penempatan pejabat.

Ada hal menarik dalam pelantikan ini, justru adik ipar Bupati, I Gusti Bagus Jaya Arsana (Kabid Dikdas Disdikpora Karangasem) tidak termasuk dalam daftar pejabat yang dilantik. 

Baca juga: NIAT MULIA Antar Orderan Berakhir Dilindas Rantis Brimob, Tangis Keluarga Driver Ojek Bikin Haru

Padahal sebagai kerabat Bupati Karangasem, ia berpeluang dilantik pada posisi Kabag atau Sekdis pada mutasi kali ini.

Hal ini semakin menegaskan komitmen Bupati Karangasem, untuk menjalankan mutasi pejabat berdasarkan kompetensi, asas kepantasan, dan profesionalitas. 

Bupati Karangasem dalam kesempatan itu juga mengingatkan, agar para pejabat yang baru dilantik menjunjung tinggi kejujuran serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Mari bekerja dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. Jangan jadikan jabatan sebagai alat untuk mencari keuntungan pribadi, tetapi sebagai amanah untuk melayani,” ujar Bupati Karangasem.

Lebih lanjut, ia mendorong pejabat yang baru menempati posisi agar tidak berhenti berinovasi. Pelayanan publik Karangasem harus terus ditingkatkan agar semakin cepat, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor antara para pejabat untuk menyukseskan program-program pembangunan daerah di Karangasem 

“Keberhasilan tidak bisa dicapai seorang diri. Kita butuh kolaborasi yang solid, baik di internal pemerintahan maupun dengan para pemangku kepentingan lainnya,” tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved