Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Ratusan Pelajar Ikut Seleksi Eksibisi Porjar Bali E-Sport

Ratusan pelajar SMA/SMK di Buleleng mengikuti seleksi eksebisi  Pekan Olahraga Pelajar (Porjar)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Fenty Lilian Ariani
Ratu Ayu Astri Desiani
Sejumlah pelajar saat mengikuti eksibisi Porjar Bali E-Sport, Minggu (21/4) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Ratusan pelajar SMA/SMK di Buleleng mengikuti seleksi eksebisi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali E-Sport 2024. Mereka yang berhasil lolos akan dipertimbangkan untuk mewakili Buleleng. 

Ketua ESI Buleleng A. Oka Suradiva mengatakan, ada empat divisi game yang dipertandingkan dalam seleksi ini, yakni Free Fire, PlayerUnknown's Battlegrounds Mobile (PUBGM), Mobile Legends Bang Bang (MLBB), serta E-Football. Seleksi dilakukan sejak tanggal 20, 21, 27, dan 28 April 2024. 

Dimana untuk Free Fire, seleksi telah selesai dilaksanakan pada Sabtu, 20 April 2024. Ada lima tim terbaik yang telah dipilih untuk nanti diseleksi kembali menjadi kontingen Buleleng di Eksebisi Porjar Bali 2024 mendatang. 

"Untuk hari ini, seleksi dilanjutkan untuk divisi PUBG, ada 11 tim yang ikut dari pelajar SMA/SMK di Buleleng. Kemudian 27 April dilanjukan untuk seleksi divisi MLBB. Terakhir tanggal 28 April, seleksi untuk divisi E-Football," ujarnya Minggu, 21 April 2024.

Baca juga: TPS di Lapangan Lumintang Denpasar Akan Ditutup Setelah WWF, Diubah Tempat Parkir Skate Park


Suradiva menyebut, lima tim terbaik yang lolos dalam seleksi, akan diseleksi kembali sebelum dikirim ke perhelatan Porjar mendatang. Dia menargetkan, ESI Buleleng bisa mengirimkan perwakilan dalam Eksebisi Porjar 2024.

"Untuk tim-tim lolos ini, kita akan seleksi kembali. Kita cari tim yang paling konsisten. Kita belum tentukan berapa tim yang akan dikirim. Intinya kita akan kirimkan tim untuk ikut di Eksebisi Porjar 2024," kata dia. 

Suradiva berharap kegiatan ini bisa mengubah  cara pandang masyarakat terhadap game.

Dimana selain untuk hobi, game saat ini juga bisa membawa prestasi yang membanggakan bagi daerahnya.

"Dengan seleksi ini, bagaimana para siswa bisa mengharumkan nama sekolah dan daerahnya melalui game. Game itu tidak hanya sebatas hobi. Tidak hanya membawa dampak negatif, juga memberi dampak positif untuk berprestasi,” tandas Suradiva.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved