Liga 1

KO Lawan Bali United, Bajul Ijo 3 Kali Kalah Beruntun, Paul Munster Tekad Ubah di Laga Pamungkas

Gol pertama yang dicetak Irfan Jaya dirinya bisa berdiri bebas memanfaatkan assist no look pass dari Eber Bessa pada menit ke 35.

ISTIMEWA
Pertandingan Liga 1, Persebaya Surabaya vs Bali United dimenangkan Serdadu Tridatu.   

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster mengatakan, skuad asuhannya sudah berusaha tampil menekan saat melawan Bali United, namun hasil akhir berkata lain. 


Bajul Ijo dikalahkan Serdadu Tridatu di markasnya Gelora Bung Tomo Surabaya dengan dua gol tanpa balas, pada Rabu 24 April 2024. 


Paul Munster menyayangkan, gol-gol yang terjadi karena kesalahan antisipasi pemain.

Gol pertama yang dicetak Irfan Jaya dirinya bisa berdiri bebas memanfaatkan assist no look pass dari Eber Bessa pada menit ke 35.


Kemudian gol kedua, juga karena kesalahan antisipasi dua pemain di sektor pertahanan tidak sigap menghentikan pergerakan solo run Privat Mbarga pada menit ke 73. 


Tak bisa dipungkiri, Bali United lebih matang dalam skema permainan bagaimana melakukan transisi dan menjaga kedalaman sehingga menyulitkan Persebaya Surabaya untuk mencetak gol.

Baca juga: TECO Gembira! Tuntaskan Target Manajemen Bawa Serdadu Tridatu di 4 Besar Lolos Championship Series

Baca juga: BALI United Berhasil Taklukkan Bajul Ijo, Klaim Tiket Championship Series, Potensi Persib Bandung

Selebrasi pemain Bali United saat hadapi Persebaya dibabak pertama, 24 April 2024.
Selebrasi pemain Bali United saat hadapi Persebaya dibabak pertama, 24 April 2024. (twitter @baliutd)

 


Apalagi, Bali United dalam motivasi ganda untuk meraih tiket Championship Series di pekan ke 33 ini, sehingga menjadi energi tambahan bagi para pemain meskipun mereka bermain tandang. 


"Kami mencoba terus menekan dan mendorong pemain agar mencetak gol, babak pertama adalah momentum bagus tapi kami membuat suatu kesalahan yang berujung gol pertama kami kehilangan bola.

Babak kedua kami terus menekan dan justru kebobolan lagi, kami tidak memenangkan pertarungan dengan cepat dan kuat. Kami bisa menciptakan dua tiga peluang utama tapi tidak bisa menjadi gol," kata Paul Munster usai laga. 


Paul Munster juga mengapresiasi penampilan pemain U23 mereka, Mikael Alfredo Tata yang menurutnya tampil bagus dalam pertandingan ini, juga mengapresiasi beberapa pemain lain yang perform dalam laga berat melawan Bali United karena absennya beberapa pemain utama. 


Di sisa masih menyisakan satu laga pamungkas di kandang yang merupakan derby Jawa Timur melawan Persik Kediri, meskipun Persebaya Surabaya bercokol di papan tengah, tidak ada harapan untuk ke 4 besar maupun aman dari zona degradasi, Munster tetap ingin maksimal menyambut laga terakhir dan menutupnya dengan kemenangan.


"Kami fokus untuk pertandinagn berikutnya, melakukan perubahan lagi dan melihat pemain yang siap bertanding di pertandingan terakhir, ini sangat penting, dan saya senang suporter hadir untuk mendukung tim," ujar dia. 


"Para pemain harus percaya dan berjuang untuk membuat perubahan di pertandingan terakhir, dengan evaluasi - evaluasi setelah pertandinagn ini," imbuhnya. 


Sementara itu, Pemain Persebaya Surabaya, Mikael Alfredo Tata juga merasa kecewa atas hasil minor ini, apalagi kekalahan atas Bali United menjadi kekalahan ketiga secara beruntun, setelah sebelumnya kalah atas Dewa United dan Persib Bandung. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved