Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

Dishub Bangli Terkendala Armada Mobil Skylif Untuk Penanganan PJU Padam

Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dari pintu masuk Bangli banyak yang padam.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: I Made Wira Adnyana Prasetya
Tribun Bali/ Muhammad Fredey Mercury
Padam - salah satu lampu penerangan jalan umum (PJU) jenis mercury di wilayah Banjar Petak, Kelurahan Bebalang, Bangli yang padam. (mer) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dari pintu masuk Bangli banyak yang padam.

Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Bangli mengaku telah berupaya menindaklanjuti. Kendati demikian, pihak dishub belum bisa menargetkan selesainya perbaikan, karena kendala armada mobil Skylift.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Teknik Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Bangli, Anak Agung Gde Hartawan.

Dikatakan, sesuai pendataan yang dilakukan setidaknya ada 25 titik PJU yang padam. Seluruhnya tersebar di beberapa titik, mulai dari pintu masuk Bangli hingga di Tenten, Kintamani.

"Beberapa hari terakhir kami sudah melakukan perbaikan dari perbatasan Bangli hingga Desa Tamanbali. Baru sebatas itu yang bisa dikerjakan," ucapnya Selasa (30/4/2024). 

Diakui Agung Hartawan, perbaikan PJU yang padam tidak bisa dilakukan secara optimal.

Ini disebabkan pihaknya terkendala armada berupa mobil Skylift.

Baca juga: Dishub Bangli Berencana Pasang Empat PJU Tenaga Surya

Baca juga: PJU di Badung Mulai Ditangani Dengan Baik, Dishub Siapkan Empat Mobil Oprasional

Sementara di Bangli, hanya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli saja yang memiliki armada tersebut. 

"Perbaikan yang kami lakukan secara bertahap, karena harus menyesuaikan jadwal dengan DLH Bangli. Misalnya DLH ada jadwal pemangkasan di Desa Bunutin, Bangli maka setelah mereka melakukan tugasnya, baru bisa kita pinjam," ujarnya.

Agung Hartawan menjelaskan, proses perbaikan satu PJU paling tidak membutuhkan waktu 3 jam.

Sehingga dalam sehari, jumlah PJU yang bisa diperbaiki hanya dua unit saja.

"Lain cerita kalau kita bisa memanfaatkan mobil Skylift-nya sehari full, bisa sampai 10 hingga 11 unit kita perbaiki PJU-nya," imbuh dia. 

Lanjut dia, PJU yang padam kebanyakan jenis konvensional atau lampu mercury.

Dalam perbaikan, teknisi perlu melakukan penggantian tiga komponen. Diantaranya balon lampu, travo, dan ignitor.

"Sesuai SOP, memang setiap kali naik satu set perlu diganti. Dalam perbaikan tidak memungkinkan kita menggunakan tangga, karena tiang penyangga lampu sudah berumur serta menjorok ke jalan. Oleh sebab itu perlu penggunaan mobil Skylift demi keamanan dan keselamatan teknisi kami," ungkapnya. 

Dengan kendala yang terjadi, Agung Hartawan mengaku tidak bisa menargetkan kapan pastinya. Mengingat jadwal permintaan pemangkasan pohon di DLH Bangli cukup padat.

"Yang jelas kami upayakan seoptimal mungkin," pungkasnya. (mer)

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved