Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

KazanForum 2024

Desainer Uzbekistan Tertarik Bekerja Sama dengan Industri Fashion Rusia

Kamola Gulyamova mengatakan, desainer Uzbekistan tertarik untuk memperluas kerja sama dengan rekan-rekan Rusia, termasuk Tatarstan.

Tayang:
Editor: Kander Turnip
Istimewa/Kazan Forum/RIA Novosti
Kepala Departemen Pengembangan Industri Mode Asosiasi Uztextilprom (Uzbekistan), Kamola Gulyamova berbicara pada Forum Ekonomi Internasional XV "Rusia - Dunia Islam: KazanForum" yang digelar di Kota Kazan, Republik Tatarstan, Federasi Rusia, Rabu 15 Mei 2024. 

Desainer Uzbekistan Tertarik Bekerja sama dengan Industri Fashion Rusia

TRIBUN-BALI.COM, KAZAN – Kepala Departemen Pengembangan Industri Mode Asosiasi Uztextilprom (Uzbekistan), Kamola Gulyamova mengatakan, desainer Uzbekistan tertarik untuk memperluas kerja sama dengan rekan-rekan Rusia, termasuk Tatarstan.

Ia mengatakan, kini produsen pakaian, desainer, termasuk desainer sejarah, telah bergabung dan berupaya menciptakan merek Made in Uzbekistan, yang akan memproduksi pakaian modis dengan unsur etnik.

Baca juga: Rusia Melawan Sanksi Negara-negara Barat, Iran Siap Berbagi Pengalamannya

Hal itu dikatakan Kamola Gulyamova pada konferensi pers di Forum Ekonomi Internasional XV "Rusia - Dunia Islam: KazanForum" yang digelar di Kota Kazan, Republik Tatarstan, Federasi Rusia, Rabu 15 Mei 2024.

Menurut Gulyamova, sekitar 70 ribu orang bekerja di industri tekstil Uzbekistan, dimana sekitar 60 persen adalah perempuan.

Industri fesyen, lanjutnya, merupakan salah satu industri maju di Tanah Air. Lebih dari 7 ribu perusahaan bergerak di bidang pengolahan kapas, sutra, dan menjahit pakaian jadi.

Baca juga: Turki Siap Bekerja Sama dengan Rusia di Bidang Wisata Medis

Gulyamova mengatakan, perwakilan industri fesyen Uzbekistan juga tertarik dengan teknologi digital Rusia. Dia mencatat bahwa desainer Uzbekistan membuat sebagian besar koleksinya menggunakan teknologi desain digital.

Selain itu, menurut perwakilan Asosiasi Uztextilprom itu, dimungkinkan untuk membuat sekolah desain bersama, melatih desainer muda di Federasi Rusia.

Baca juga: BRICS Akan Jadi Penghubung Antara Rusia dan Negara-negara Selatan

Pada gilirannya, pekerja industri ringan di masa depan dapat dilatih di perusahaan garmen Uzbekistan.

Di tahun-tahun mendatang, para ahli meyakini hasil pengembangan kerja sama bisa menjadi hasil koleksi bersama.

Desainer dan pendiri merek BUTA (Tajikistan), Nigora Nasimova menuturkan, penggunaan desain digital antara lain dapat membuat produk jadi lebih murah bagi konsumen.

Jadi, pada printer 3D, misalnya, Anda bisa mencetak sulaman yang hanya bisa dibedakan oleh ahlinya dari karya buatan tangan.

Baca juga: Program Tabungan Jangka Panjang Diperkenalkan di KazanForum Rusia, Ini Beberapa Keunggulannya

Kepala Departemen Desain dan Pemrograman di HSE School of Design, yang juga penulis kursus tata letak web di Moscow Coding School, Zakhar Den mengatakan, desain digital telah merambah begitu dalam ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sehingga mereka mungkin tidak menyadarinya.

“Desainer digital juga merupakan pemasar, pemrogram, manajer, dan pebisnis. Kami menciptakan skenario pengguna baru,” kata Den. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved