Berita Bali
Optimis, PLN Icon Plus Iconnet Targetkan Tembus 100 Ribu Lebih Pelanggan di Bali Nusra Tahun Ini
Optimis, PLN Icon Plus Iconnet Targetkan Tembus 100 Ribu Lebih Pelanggan di Bali Nusra Tahun Ini
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jumlah pelanggan layanan internet dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) Icon Plus melalui Iconnet mengalami peningkatan sejak tahun 2021 hingga tahun 2024 ini.
Manajer Penjualan dan Aktivasi Ritel PLN Icon Plus Wawan Setiawan mengatakan, pihaknya menargetkan dapat menembus 100 ribu pelanggan sepanjang tahun 2024 ini.
Hingga pertengahan tahun ini, kata dia, jumlah pelanggan Iconnet sudah menyentuh angka 90 ribu pelanggan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, megcover hingga wilayah pelosok dengan infrastruktur fiber optik.
"Tahun 2024 ini kami menargetkan bisa menembus 100 ribu lebih pelanggan di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur," kata Wawan dijumpai Tribun Bali di sela-sela acara Nonton Bareng di Cinepolis Mal Plaza Renon, Denpasar, Bali, pada Sabtu 25 Mei 2024.
Ia membeberkan, dari puluhan ribu pelanggan tersebut 60 persen diantaranya tersebar di wilayah Provinsi Bali, 30 persen berada di Nusa Teenggara Barat (NTB) dan 10 persen di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dari sisi pelanggan, kata Wawan, didominasi segmen residensial dan juga merambah ke sektor pendidikan seperti sekolah dasar, layanan kesehatan seperti Puskesmas dan penginapan seperti Vila dengan rata-rata penggunaan paket 35 Mbps, 50 Mbps, dan 100 Mbps.
Baca juga: Kesiapan PLN Icon Plus Selama WWF di Bali, Dukung Jaringan TI Aman
Pada kesempatan yang sama, Manajer Penjualan, Administrasi dan Kinerja Penyediaan Layanan Ritel PLN Icon Plus Riko Pramanto menyampaikan, bahwa acara nonton bareng bersama pelanggan adalah program nasional menyasar 25 kota, salah satunya Denpasar, Bali.
Sebelumnya acara ini sudah terselenggara di beberapa kota seperti Jakarta, Malang, Palembang, Pekanbaru dan Medan yang rencananya ditutup di Kota Surabaya pada bulan Juni 2024.
"Ini program nasional dimulai sejak 14 Mei 2024, nonbar ini untuk mendekatkan diri kepada pelanggan. Untuk judul film yang ditonton itu merupakan hasil voting. Ditargetkan sekitar 1.000 pelanggan bisa gabung nonton bareng," ujar dia.
(*)