Berita Bangli
UMKM Dilatih Olah Produk Memanfaatkan Potensi Unggulan Bangli
Produk olahan tersebut nantinya diharapkan bisa menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Bangli. Pelatihan ini digelar di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Bangli, menggelar pelatihan untuk para UMKM.
Mereka diajarkan mengolah berbagai produk unggulan di Kabupaten Bangli, mulai dari telur, kopi, hingga jeruk.
Produk olahan tersebut nantinya diharapkan bisa menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Bangli. Pelatihan ini digelar di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Bangli.
Pesertanya melibatkan UMKM Bangli sebanyak 30 orang. Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Bangli, Ni Ketut Wardani mengungkapkan, dalam pelatihan ini pihaknya tidak hanya melibatkan peserta yang memiliki usaha di bidang pembuatan kue.
Namun juga melibatkan pelaku UMKM di bidang lain. Seperti penganyam bambu hingga perak.
Baca juga: LEDAKAN Terdengar di Jalan Kertapura Denpasar! Kebakaran Diduga karena Korsleting Listrik
Baca juga: WARGA Linglung, Pemudi Asal Denpasar Ceburkan Diri ke Sungai di Sukawati, Begini Kronologinya!
"Kami tidak membatasi pesertanya, misal harus mereka yang memiliki usaha di bidang pembuatan kue saja. Tidak. Justru kami mencari pelaku UMKM di bidang lain, dengan harapan agar mereka memiliki usaha tambahan lain," tegasnya Selasa (4/6/2024).
Wardani mengatakan, pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari. Pada hari pertama, peserta pelatihan diberi pemahaman secara teori.
Mulai dari mencari peluang pasar melalui kecerdasan buatan, pemahaman terkait bahan baku, hingga sertifikasi halal.
"Narasumbernya dari berbagai instansi. Salah satunya dari Kementerian Agama Bangli," ungkapnya.
Sedangkan pada hari kedua, lanjutnya, para peserta memulai praktik. Ada beragam produk yang diajarkan.
Mulai dari pembuatan pia dan cookies dari ubi jalar, pai labu, pembuatan cookies kopi Kintamani, hingga pembuatan selai jeruk Kintamani.
"Produk-produk olahan ini kami upayakan bisa menjadi oleh-oleh khas dari Kabupaten Bangli. Dan Gedung PLUT ini menjadi wadah pusat oleh-olehnya," ujar dia.
Lanjut Wardani, pelatihan di Gedung PLUT Bangli ini merupakan yang ketiga kalinya, terhitung sejak awal bulan Januari 2024.
Sebelumnya pihak dia sudah menggelar pelatihan digitalisasi bagi UMKM dan pelatihan packaging dengan masing-masing peserta sebanyak 35 orang.
"Kami masih ada sekali lagi pelatihan produk olahan. Selain itu kami juga masih ada pelatihan, namun khusus untuk koprasi salah satunya berkaitan dengan sertifikasi," ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan, anggaran pelatihan ini bersumber dari DAK Non Fisik Kementerian Koperasi.
Total anggarannya senilai Rp 691 juta lebih. "Dana ini murni untuk peserta pelatihan. Mulai dari uang transport dan uang harian, ATK, celemek, dan sebagainya.
Selain itu para peserta juga selalu mendapat pendampingan dari Tim DAK Non Fisik dan Tim PLUT untuk legalitas para peserta," tandas Kadis asal Kelurahan Kubu, Bangli itu. (mer)
| LUKA di Leher & Wajah Sebabkan Sukma Meninggal Dunia, Anak di Songan Tewas Dikeroyok 3 Anjing Liar! |
|
|---|
| TRAGIS! Diduga 3 Anjing Keroyok Anak 4 Tahun Sampai Tewas di Songan Kintamani, Warga Minta Eliminasi |
|
|---|
| TANGIS Ayah Pecah Anaknya Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing di Songan Bangli, Ini Kronologinya! |
|
|---|
| Siaga Dinamika Keamanan, Polres Bangli Bali Pastikan Sarpras Siap Pakai |
|
|---|
| KRONOLOGI 2 Warga Songan Kintamani Tewas Usai Pesta Miras, Simak Penjelasan Kepolisian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kadis-Koperasi-UMKM-dan-Tenaga-Kerja-Bangli-saat-monitoring.jpg)