Kunci Jawaban

Kunci Jawaban IPA Kelas 8 Semester 1 Halaman 285, Uji Kompetensi Bab 6: Soal Uraian

Di bawah ini kunci jawaban IPA Kelas 8 Semester 1 halaman 285, kegiatan siswa Uji Kompetensi Bab 6: Soal Uraian

Buku siswa IPA Kelas 8 SMP Semester 1
Kunci Jawaban IPA Kelas 8 Semester 1 Halaman 285, Uji Kompetensi Bab 6: Soal Uraian 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Apa kalian sudah siap? Di bawah ini kunci jawaban IPA Kelas 8 Semester 1 halaman 285, kegiatan siswa Uji Kompetensi Bab 6: Soal Uraian.

Kali ini kita akan membahas soal pada Bab 6 yang berjudul Sistem Peredaran Darah Manusia pada kegiatan siswa Uji Kompetensi Bab 6 tentang Soal Uraian.

Kunci jawaban di bawah ini diharapkan bisa membantu siswa sebagai alternatif jawaban untuk menyelesaikan soal pada halaman 285 di buku siswa IPA Kelas 8.

Berikut kunci jawaban dan pembahasan soal IPA Kelas 8 Semester 1 halaman 285 sesuai dengan buku siswa IPA Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017.

Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 8 Semester 1 Halaman 263, Ayo Kita Pikirkan: Organ Pemompa Darah

(Update Kunci Jawaban)

Kunci Jawaban IPA Kelas 8 Semester 1 Halaman 285

Uji Kompetensi Bab 6

Soal Uraian

B. Jawablah dengan benar pertanyaan berikut!

1. Salah satu fungsi darah adalah mengangkut oksigen dan karbon dioksida. Ternyata, masih ada banyak fungsi darah yang lainnya. Sebutkanlah fungsi darah yang lainnya!

2. Mengapa jumlah sel darah merah orang yang tinggal di dataran tinggi (pegunungan) lebih banyak daripada orang yang tinggal di dataran rendah (pantai)?

Ingat bahwa pada daerah dataran tinggi tekanan udara dan kadar oksigennya lebih rendah apabila dibandingkan dengan dataran rendah.

Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 8 Semester 1 Halaman 263, Ayo Kita Diskusikan: Macam-macam Fungsi Darah

3. Jelaskan proses peredaran darah yang terjadi pada tubuh! 4. Bu Lani pergi ke dokter untuk melakukan pengecekan tekanan darahnya.

Setelah dilakukan pengukuran tekanan darah, dokter mengatakan bahwa tekanan darah bu Lani pada saat itu adalah 110/90.

Jelaskan maksud dari hasil pengukuran tekanan darah tersebut! Tuliskan jawabanmu dengan mengaitkan tekanan darah dengan kondisi pembuluh darah pada saat itu.

5. Mengapa sebaiknya seseorang itu tidak merokok? Hubungkan dengan gangguan pada sistem peredaran darah!

Jawaban:

1. Beberapa macam fungsi darah adalah sebagai berikut.

a. Fungsi pengangkutan (transportasi)

Darah mengandung berbagai macam zat organik, zat anorganik, dan gas. Zat-zat tersebut berada dalam darah hanya sementara dan harus disampaikan ke jaringan atau organ-organ yang memerlukan.

Oleh karena itu, fungsi darah yang berkaitan dengan pengangkutan yaitu mengangkut berbagai macam zat-zat makanan, oksigen, sisa-sisa metabolisme, hormon, enzim-enzim, dan antibodi.

b. Fungsi Perlindungan (Proteksi)

Fungsi perlindungan darah dilakukan terutama oleh trombosit (pada proses pembekuan darah dan menutup luka).

Selain itu dilakukan oleh leukosit (fagositik atau memakan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh dan untuk produksi antibodi).

c. Fungsi Pengaturan (homeostasis)

Pengaturan (homeostasis) merupakan usaha tubuh untuk mencapai keadaan yang seimbang antara kondisi tubuh dengan kondisi lingkungan.

Berikut ini akan dipaparkan berlangsungnya proses pengaturan tersebut.

Pengaturan kandungan air jaringan

Air yang berada dalam cairan intraseluler maupun interstisial sebenarnya berasal dari daerah.

Tekanan hidrostatis darah menyebabkan terjadinya filtrasi zat-zat dari dalam kapiler.

Sedangkan protein yang berukuran besar yang tetap tinggal dalam darah menyebabkan berlangsungnya pengembalian secara osmotic dari cairan intertisial ke dalam kapiler.

Oleh karena itu, perubahan pasif dan pengaturan (regulasi), sebagian besar bergantung pada komposisi darah.

Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 8 Semester 1 Halaman 256, Ayo Kita Lakukan, Aktivitas 6.1: Penyusun Darah

Pengaturan suhu tubuh (termoregulasi)

Plasma darah tersusun atas 91,5 persen air (H2O) dan 8,5% zat-zat terlarut, terutama protein. Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa sebagian besar komponen penyusun plasma adalah air.

Air adalah zat yang dapat menyerap banyak panas dengan sedikit mengalami perubahan suhu.

Air yang berada pada plasma darah akan menyerap kelebihan panas yang dihasilkan oleh metabolisme tubuh.

Panas ini selanjutnya akan diangkut ke kulit dan paru-paru untuk dibuang.

Pengaturan keasaman (pH)

Keasaman darah (pH darah) harus dijaga dalam rentangan tertentu untuk menunjang fungsi darah secara maksimal.

Proses pengaturan pH darah dilakukan oleh garam anorganik, protein plasma dan sel-sel.

2. Karena pada daerah dataran tinggi (pegunungan) kadar oksigennya rendah, sehingga untuk memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh, tubuh memproduksi banyak eritrosit.

Sebaliknya pada daerah dataran rendah (pantai) kadar oksigennya tinggi, sehingga dengan eritrosit dalam jumlah yang normal sudah dapat memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh.

3. Proses peredaran darah sebagai berikut Darah dari seluruh tubuh, akan masuk pertama kali ke serambi kanan, sehingga darah dalam serambi kanan banyak mengandung CO2

a. Dari serambi kanan, darah akan melewati katup trikuspidalis (berdaun tiga) menuju bilik kanan.

Katup ini berfungsi agar darah tidak dapat kembali ke serambi kanan.

Darah yang ada dalam bilik kanan, dipompa oleh bilik kanan melewati arteri pulmonalis menuju paru-paru agar CO2 dalam darah terlepas dan terjadi pengikatan O2

b. Darah dari paru-paru mengalir melalui vena pulmonalis menuju serambi kiri, sehingga darah dalam serambi kiri banyak mengandung O2

c. Darah dari serambi kiri turun melalui katup bikuspidalis (berdaun dua) menuju bilik kiri. Bilik kiri akan memompa darah ke seluruh tubuh melalui pembuluh aorta.

4. Angka pertama (110) disebut angka sistol. Angka ini menunjukkan tekanan saat bilik berkontraksi dan darah ditekan keluar jantung.

Tekanan darah turun saat bilik relaksasi. Angka kedua (90), angka yang lebih rendah daripada angka pertama disebut angka diastole.

Angka ini merupakan hasil pengukuran tekanan saat bilik relaksasi dan mengisi darah, tepat sebelum bilik-bilik ini berkontraksi lagi.

5. Karena merokok dapat menyebabkan gangguan pada sistem peredaran darah. Pada seorang yang merokok, asap rokok akan merusak dinding pembuluh darah.

Kemudian nikotin yang terkandung dalam asap rokok akan merangsang hormon adrenalin yang akibatnya akan mengubah metabolisme lemak. Hormon adrenalin akan memacu kerja jantung.

Selain itu, merokok menyebabkan elastisitas pembuluh darah berkurang, sehingga meningkatkan pengerasan pembuluh darah arteri dan meningkatkan faktor pembekuan darah yang memicu penyakit jantung dan stroke.

Perokok mempunyai peluang terkena stroke dan jantung koroner sekitar dua kali lipat lebih tinggi dibanding dengan bukan perokok.

Demikian kunci jawaban IPA Kelas 8 Semester 1 halaman 285, kegiatan siswa Uji Kompetensi Bab 6: Soal Uraian sesuai dengan Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017.

Disclaimer

Kunci jawaban diatas bersifat alternatif jawaban sehingga para siswa bisa memberikan eksplorasi jawaban lain.

Kunci jawaban soal diatas bisa saja berbeda sesuai dengan pemahaman tenaga pengajar atau murid. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved