Bali United

LEPAS 3 Pemain Asing, Gaet Bintang Jepang, Teco Ingin Kualitas Pemain Berdaya Jelajah di Liga 1

Mantan pemain Timnas Jepang U18 ini terbilang memiliki produktivitas cukup tinggi saat beroperasi sebagai gelandang tengah.

dok ist/instagram@mitsurumaruoka
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengungkapkan ingin membangun tim dengan kualitas pemain berdaya jelajah tinggi. Langkah pertama, manajemen mendatangkan gelandang asal Jepang Mitsuru Maruoka. 

TRIBUN-BALI.COM - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengungkapkan ingin membangun tim dengan kualitas pemain berdaya jelajah tinggi. Langkah pertama, manajemen mendatangkan gelandang asal Jepang Mitsuru Maruoka.

Mantan pemain Timnas Jepang U18 ini terbilang memiliki produktivitas cukup tinggi saat beroperasi sebagai gelandang tengah. Dari 29 penampilannya dalam Liga 1 2023/2024, pemain kelahiran 6 Januari 1996 itu terbilang produktif dengan mengemas 11 gol dan 3 assist.

Bali United sebelumnya melepas tiga pemain asingnya, yakni Mohammed Rashid, Eber Bessa di sektor gelandang dan Jefferson de Asis di sektor depan. Teco mengakui pemain yang akan didatangkan bertipikal memiliki daya jelajah dibanding gaya permainan sebelumnya.

"Dari kualitas, pemain lebih mobile daripada gelandang-gelandang yang kami pakai sebelumnya. Kami cari pemain tengah yang cepat dan bisa masuk area finishing lawan dan cetak gol," ujar Teco, Kamis (27/6).

Teco berharap manajemen melengkapi kuota delapan pemain asing di Liga 1 2024/2025 untuk memaksimalkan kekuatan musim depan. Selain Mitsuru Maruoka, satu pemain Jepang lain yang dirumorkan segera diperkenalkan adalah Kenzo Nambu.

Ia dikabarkan sudah mencapai kata sepakat dengan manajemen Bali United, hanya menunggu tes medis dan waktu diperkenalkan saja. Kenzo Nambu juga tidak memperpanjang kontrak bersama PSM Makassar.

Jika benar Kenzo Nambu berseragam Serdadu Tridatu maka Bali United musim depan bakal tampil dengan nuansa berbeda. Sentuhan Negeri Sakura yang sebelumnya tidak tampak kini akan menghiasi skema pelatih.

Baca juga: EURO 2024, Spanyol Dijagokan, Jelang 16 Besar, Inggris Terfavorit di Bursa Taruhan!

Baca juga: BALI United Atur Strategi Kompetisi Musim Depan, Optimasi Anak Muda, Yabes: Tak Banyak Tambah Pemain

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengungkapkan ingin membangun tim dengan kualitas pemain berdaya jelajah tinggi. Langkah pertama, manajemen mendatangkan gelandang asal Jepang Mitsuru Maruoka.
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengungkapkan ingin membangun tim dengan kualitas pemain berdaya jelajah tinggi. Langkah pertama, manajemen mendatangkan gelandang asal Jepang Mitsuru Maruoka. (ISTIMEWA)

Selama berkarier di Liga 1, Kenzo Nambu dan Mitsuru Maruoka memang menjadi momok Teco ketika Bali United bertemu RANS Nusantara FC dan PSM Makassar. Bos Bali United, Yabes Tanuri mengaku senang dengan etos kerja pemain Jepang.

“Karakter mereka ini hard worker. Pemain dari Jepang itu bisa mengikuti arahan dari pelatih dengan baik. Mereka punya team work yang bagus,” ujar Yabes.

Namun terkait harapan Teco yang ingin memenuhi kuota delapan pemain asing, manajemen Bali United justru mengatakan tak akan banyak membeli pemain lagi. Yabes Tanuri menyatakan akan mengoptimalkan pemain muda binaan untuk mengarungi kompetisi musim depan.

"Musim depan kami melihat beberapa klub yang aktif membeli pemain. Tapi kami mengutamakan menggunakan banyak usia muda, penambahan pemain tidak terlalu banyak musim depan. Kami lihat talenta sendiri," kata Yabes Tanuri.

Dengan kebijakan ini, ia menyatakan ingin memberikan jam terbang bagi pemain-pemain lokal agar tidak tergerus dalam persaingan dengan pemain asing. Yabes juga ingin melihat tren belanja pemain klub peserta Liga 1 lainnya musim depan.

Ia menyatakan dari delapan kuota pemain asing, ada kemungkinan untuk dipenuhi namun bisa juga menggunakan enam pemain asing saja. Ini tergantung perkembangan dan rataan klub-klub lain dalam penggunaan pemain asing.

"Ada kemungkinan seperti itu (delapan pemain asing), kami melihat ada yang pakai delapan, ada yang pakai enam. Saya masih cari tahu kami mau pakai sama rata. Nanti diprotes tidak mau keluarin uang. Kalau pakai delapan nanti dibilang kebanyakan, pemain lokal tidak bisa main," pungkasnya. (ian)

Memahami Level

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved