Berita Denpasar

Dishub Buka Layanan Bus Sekolah Jam Siang,  Kuota Pagi Penuh, Ortu Berebut Agar Anaknya Masuk Daftar

Kepala UPT Transportasi Darat, I Wayan Ambara Antara mengatakan, sudah ada sekitar 30 siswa yang mendaftar dapat bus sekolah sif siang.

ISTIMEWA
BUS SEKOLAH - Siswa saat berada di dalam bus sekolah, belum lama ini. Dinas Perhubungan Kota Denpasar membuka kuota pendaftaran bus sekolah di tahun ajaran baru ini khusus siswa sif siang. 

TRIBUN-BALI.COM - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Transportasi Darat, Dinas Perhubungan Kota Denpasar membuka kuota pendaftaran bus sekolah di tahun ajaran baru ini. Namun pendaftaran dibuka khusus untuk siswa yang sekolah siang.

Kepala UPT Transportasi Darat, I Wayan Ambara Antara mengatakan, sudah ada sekitar 30 siswa yang mendaftar dapat bus sekolah sif siang. Sementara untuk layanan siswa yang sekolah pagi saat ini sudah penuh.

“Karena pagi sudah penuh, kami juga memaksimalkan layanan siang. Karena ada beberapa sekolah SD dan SMP yang sekolah siang seperti SMP 14, untuk kelas satu sekolah siang,” katanya, Kamis (11/7).

Baca juga: Menhub Serahkan Kembali ke Pemda Bali, Soal Kelanjutan Rencana Pembangunan LRT

Baca juga: NEKAT Akhiri Hidup, PNS di Klungkung Ditemukan Tergeletak, 10 Hari Tidak Ngantor, Begini Kondisinya!

Bus Sekolah di Kota Denpasar, terlihat anak-anak sekolah antusias menggunakan bus tersebut
Bus Sekolah di Kota Denpasar, terlihat anak-anak sekolah antusias menggunakan bus tersebut (Istimewa)

Ia menjelaskan, saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin, 15 Juli 2024, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke masing-masing sekolah yang siswanya sekolah siang.

Ia menambahkan, pada tahun ajaran sebelumnya, bus pagi masih ada antrean sebanyak 329 siswa. “Karena pagi sudah banyak dan orangtua berebut agar bisa dapat layanan, makanya kami memaksimalkan layanan siang sekarang,” paparnya.

Untuk saat ini, jumlah bus sekolah sebanyak 14 armada. Namun yang bisa dioperasikan sebanyak 13 bus. Satu bus digunakan sebagai cadangan jika ada bus yang dalam keadaan rusak.

Dengan keberadaan 13 bus yang beroperasi tersebut, ia menyatakan belum bisa menjangkau semua siswa di Denpasar. Sementara ini, buse sekolah baru bisa melayani wilayah Denpasar Timur, Denpasar Utara dan sebagian kecil di Denpasar Barat.

Sementara itu, selama bus sekolah beroperasi, dalam sehari mampu mengangkut 900 hingga 1.000 orang siswa. “Banyak orangtua dari Densel atau Denbar yang juga ingin mendapat layanan bus sekolah. Semoga segera bisa kami fasilitasi,” katanya. (sup)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved