Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

bisnis

Syarat QR Code Beli Pertalite Subsidi, Prof Raka: Efektif Mencegah Penyalahgunaan

Pertamina dalam waktu dekat akan memberlakukannya penerapan QR Code atau kode respons cepat untuk pembelian bahan bakar subsidi jenis pertalite.

Tayang:
ISTIMEWA
SYARAT BELI - Pengendara saat antre membeli bensin di sebuah Pertamina. Penerapan QR Code untuk BBM subsidi pertalite dianggap efektif untuk mencegah penyalahgunaan. 

TRIBUN-BALI.COM - Pertamina dalam waktu dekat akan memberlakukannya penerapan QR Code atau kode respons cepat untuk pembelian bahan bakar subsidi jenis pertalite. Sebelumnya pertamina sudah menerapkan ini untuk pembelian solar.

Akademisi dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Prof Ida Bagus Raka Suardana menjelaskan, ada dampak positif dari penerapan kebijakan penggunaan QR Code dalam pembelian Pertalite. Selain bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, ini dinilai efektif untuk mencegah penyalahgunaan atau penimbunan dalam distribusi pertalite.

“Yakni pelacakan dan kontrol yang lebih baik, di mana penggunaan QR Code memungkinkan pelacakan konsumsi bahan bakar yang lebih akurat. Hal ini memberikan kontrol yang lebih ketat terhadap distribusi pertalite, mengurangi potensi penyalahgunaan, dan memastikan distribusi yang lebih adil,” ucap Prof Raka, Kamis (8/8).

Baca juga: Kemacetan Lomba Gerak Jalan di Buleleng Tuai Berbagai Reaksi di Media Sosial

Baca juga: 6 Influencer di Buleleng Jadi Tersangka! Untung Jutaan Rupiah, Terlibat Kasus Promosi Judi Online

Kata dia, dengan sistem QR Code, pemerintah dan perusahaan dapat mengumpulkan data penggunaan bahan bakar dengan lebih mudah dan efisien. Data yang dikumpulkan dapat digunakan untuk analisis yang mendalam dan perencanaan kebijakan yang lebih baik.

"Kelebihan lainnya, transaksi melalui QR Code mengurangi risiko pencurian dan penipuan karena proses pembayaran dilakukan secara digital, sehingga meningkatkan keamanan bagi konsumen," sebutnya.

Ia mengingatkan agar penerapan teknologi juga diharapkan dapat mengantisipasi sejumlah kendala teknis seperti jaringan, privasi dan keamanan data, serta edukasi konsumen yang kurang familiar dengan teknologi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan mengungkapkan penerapan QR Code untuk pertalite juga melibatkan pengembangan dua aplikasi khusus untuk mendukung implementasi teknologi.

Pertama yakni lewat website https://subsiditepat.mypertamina.id/. Pengguna diharuskan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan akses ke subsidi bahan bakar sehingga diharapkan menyasar penerima subsidi yang tepat.

Selain daftar langsung ke web Pertamina, Setiawan juga menyebut aplikasi X Star dari BPH Migas, dimana fungsinya mampu untuk mengendalikan pemanfaatan BBM subsidi. Aplikasi ini memungkinkan pengendalian distribusi bahan bakar melalui rekomendasi yang diterbitkan oleh instansi teknis di tingkat kabupaten atau kota. (sar)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved