Sponspor Content
Tingkatkan Keterampilan Housekeeper, Royal Regantris Kuta Gelar Making Bed Competition 2024
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Royal Regantris Hospitality dan Royal Regantris Kuta diadakan Making Bed Competition 2024.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Royal Regantris Hospitality dan Royal Regantris Kuta diadakan Making Bed Competition 2024.
Pembukaan Making Bed Competition 2024 ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun. Dalam sambutannya, Bagus Pemayun mengapresiasi kegiatan yang diadakan Royal Regantris Hospitality ini.
Menurutnya kegiatan Making Bed Competition dapat menjadi bagian kita dalam memberikan service yang lebih tinggi kepada wisatawan karena kita akan menuju pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan dan bermartabat.
Bali tidak memiliki Sumber Daya Alam seperti batubara, minyak dan lainnya kita hanya memiliki budaya yang unik. Budaya yang unik ini yang kita akan persembahkan kepada wisatawan.
Baca juga: Buka Rakernis Ditjen PTPP, Menteri AHY: Peran Penting Pengadaan Tanah bagi Pembangunan di Indonesia
Baca juga: Serahkan Sertipikat Hasil PTSL di Kaki Gunung Salak, AHY Yakinkan Kepastian Hukum Hak Atas Tanah
"Jadi komitmen kita adalah mengembangkan pariwisata budaya, bukan pariwisata buaya. Saya minta kepada adik-adik yang ikut ini betul-betul menunjukkan bagaimana kita selaku SDM yang mumpuni di Bali dari sisi pariwisata kita tunjukkan bahwa Bali itu memiliki grade-nya berbeda dari yang lain," papar Bagus Pemayun.
General Manager Royal Regantris Kuta, I Nyoman Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara hotel dengan lembaga pendidikan baik SMK Perhotelan maupun Universitas Jurusan Perhotelan dan juga antara hotel-hotel lainnya.
Making bed competition rutin diadakan setiap tahun dan di hotel lain dibawah Royal Regantris Hospitality juga telah mengadakannya seperti di Jogja, Semarang, Surabaya dan Lombok.
"Lomba making bed ini juga untuk mendidik mereka siswa-siswi dan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Nantinya kalau mereka terbiasa praktek seperti making bed dan towel art dengan standar waktu 4 sampai 5 menit tentu tidak akan kesulitan saat sudah bekerja," imbuh Nyoman Setiawan.
| UC Group Rayakan Ultah ke-35, Beri Penghormatan Pada Pelaku Pariwisata |
|
|---|
| Wamenpar Pastikan Kesiapan Nataru di Pelabuhan Gilimanuk, Dorong Wisata Berkualitas di Bali Barat |
|
|---|
| Asuransi Usaha Ternak Dilanjutkan di 2025, Jembrana Dapat Kuota 350 Ekor untuk Sapi dan Kerbau |
|
|---|
| Pemerintah & Warga Gotong Royong Bantu Rumah Roboh, BPBD Jembrana Bantu Layanan Kebutuhan Dasar |
|
|---|
| Disnakerprin Jembrana Gelar Temu Bisnis dan Pameran IKM, Dorong Pertumbuhan IKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sbedbedbrnfgntsmsyt.jpg)