Kebakaran di Bali

HASIL Olah TKP Tragedi Kebakaran Basic Coffe Berasal dari Api Dupa Pelangkiran di Bagian Dapur

Sebagaimana disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi usai olah tempat kejadian perkara (TKP), pada Selasa 13 Agustus 2024. 

ISTIMEWA
Penyebab kebakaran yang menghanguskan Basic Coffee Shop, di Jalan Kembang Matahari, Kesiman, Denpasar Timur, diduga berasal dari api dupa yang membakar pelangkiran yang berada pada bagian ruang dapur.  

TRIBUN-BALI.COM - Penyebab kebakaran yang menghanguskan Basic Coffee Shop, di Jalan Kembang Matahari, Kesiman, Denpasar Timur, diduga berasal dari api dupa yang membakar pelangkiran yang berada pada bagian ruang dapur. 

Sebagaimana disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, usai olah tempat kejadian perkara (TKP), pada Selasa 13 Agustus 2024. 

"Diduga kebakaran disebabkan oleh adanya api dupa yang membakar pelangkiran pada ruangan dapur yang selanjutnya merambat ke seluruh bagian bagunan," ujar AKP Sukadi. 

Kepada polisi, pemilik Basic Coffe, Yudi Suryadika, mengatakan saat itu dirinya yang sedang berada di luar mendapat kabar dari sang istri bahwa coffe shopnya kebakaran.

Sementara itu, karyawan Rangga Putra Bima (22) menerangkan, bahwa pada pukul 13.40 WITA sebelum kejadian dirinya berada di stand bar beraktivitas rutin menjaga kedai, lalu tiba-tiba mencium bau gosong di sekitar lokasi dan melihat dari AC Indoor mengeluarkan asap.

Baca juga: WNA Tersesat Semalaman di Tukad Tista Desa Besan Klungkung, Simak Ceritanya Berikut Ini

Baca juga: PAKET Jaya Tancap Gas Usai Terima Rekomendasi Gerindra, Juliarta Rayu NasDem Gabung KIM di Pilkada

Penyebab kebakaran yang menghanguskan Basic Coffee Shop, di Jalan Kembang Matahari, Kesiman, Denpasar Timur, diduga berasal dari api dupa yang membakar pelangkiran yang berada pada bagian ruang dapur. 
Penyebab kebakaran yang menghanguskan Basic Coffee Shop, di Jalan Kembang Matahari, Kesiman, Denpasar Timur, diduga berasal dari api dupa yang membakar pelangkiran yang berada pada bagian ruang dapur.  (ISTIMEWA)

 

Kemudian Rangga mengecek penyebab adanya asap tersebut, menengok ke belakang arah dapur, setelah dicek sudah terdapat kepulan asap yang cukup tebal menyelimuti ruangan.

Seketika itu pula terdapat api pada plafon ruang dapur, ia kemudian meminta bantuan dan menyiram dengan alat seadanya. 

Kemudian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, mengirimkan 4 unit pemadam di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian atau sekitar 14.50 WITA, setelah api dipastikan padam, selanjutnya dilakukan olah TKP pihak kepolisian. 

"Dalam kejadian ini nihil adanya korban jiwa maupun luka, hanya kerugian material yang diperkirakan sekitar Rp 500 juta," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved