Kebakaran di Bali
Rangkaian Kebakaran Malam Tahun Baru 2026: dari Merajan hingga Vila Ludes Akibat Kembang Api
Pergantian Tahun Baru 2026 di Bali diwarnai serangkaian peristiwa kebakaran yang dipicu oleh kembang api.
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Pergantian Tahun Baru 2026 di Bali diwarnai serangkaian peristiwa kebakaran yang dipicu oleh kembang api.
Ironisnya, kejadian ini terjadi di tengah imbauan untuk tidak menyalakan kembang api sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di Sumatra.
Alih-alih menghadirkan kemeriahan, pesta kembang api justru berujung duka.
Percikan api menyebabkan kebakaran di tempat-tempat suci di Kabupaten Gianyar hingga menghanguskan belasan unit vila di Kabupaten Badung, dengan total kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Baca juga: Pemkab Karangasem Bali Tambah Armada Damkar Rp1,5 Miliar, Perkuat Respons Kebakaran hingga Pelosok
Rong Telu dan Piasan di Gianyar Terbakar
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Gianyar, dua peristiwa kebakaran tempat suci terjadi di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kamis (1/1/2026) dini hari.
Lokasi pertama berada di Jalan Raya Celuk, berupa satu unit piasan di lantai tiga bangunan milik Wayan Sri Sunari (50) yang terbakar sekitar pukul 00.35 Wita. Luas area terbakar mencapai 2 x 3 meter.
Tak lama berselang, petugas kembali menerima laporan kebakaran di Jalan Subak Pemungkul Utara, rumah milik Bapak Atat (50), pada pukul 02.40 Wita.
Baca juga: Satpam Sempat Tegur Penghuni Villa di Pecatu agar Tidak Menyalakan Kembang Api
Api menghanguskan Pelinggih Rong Telu dengan estimasi kerugian mencapai Rp25 juta.
Kepala Bidang Damkar Gianyar, I Putu Pradana, membenarkan kedua kejadian tersebut dipicu oleh percikan kembang api saat momen pergantian tahun.
Beruntung, laporan cepat membuat api tidak merembet ke bangunan lain dan tidak menimbulkan korban jiwa.
10 Vila di Pecatu Ludes Terbakar
Sementara itu di Kabupaten Badung, kebakaran besar terjadi di kawasan Villa Desa Harmonis, Jalan Labuan Sait, Banjar Dinas Tengah Pecatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.
Sedikitnya 10 unit vila dan area lobi hangus terbakar pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 00.47 Wita.
Ketua Regu Damkar Badung, I Komang Guna, menyebut api cepat membesar dan merembet karena atap vila terbuat dari alang-alang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kolase-tiga-kebakaran-akibat-kembang-api-di-Bali-133.jpg)