Berita Jembrana
Kementerian BUMN dan PLN Turunkan Relawan Untuk Kembangkan Desa Manistutu Jembrana
Alberto Selan mengatakan bahwa Bali merupakan pilihan utamanya, sebab akar budaya masyarakat yang masih kental dan bermacam-macam
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama PT PLN (Persero) secara resmi mengirimkan sebanyak 10 relawan Bakti BUMN Batch VI ke Desa Manistutu, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.
Selama tiga hari para relawan ini akan fokus pada pengembangan potensi masyarakat di Desa Manistutu, yang telah menjadi Desa Berdaya PLN.
Perbekel (Kepala Desa) Manistutu, Komang Budiana, mengungkapkan bahwa sejak tahun 2023, Desa Manistutu telah ditetapkan sebagai Desa Berdaya oleh PLN.
“Berkat pembinaan PLN dalam pariwisata, desa ini masuk nominasi 75 desa terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 dari 7.683 desa dan meraih medali emas PDB (Pembangunan Desa Berkelanjutan) Awards 2024,” ujar Komang Budiana, Sabtu 17 Agustus 2024.
Baca juga: Jaga Kualitas Internet, PLN Icon Plus Bali dan Nusa Tenggara Bersama Provider Rapikan Kabel Fiber
Ia juga berharap dengan terpilihnya Desa Manistutu dalam program Relawan Bakti BUMN Batch VI ini, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik pendidikan, SDM, pariwisata dan lingkungan.
"Kami memiliki potensi desa yang sedang kami kembangkan seperti gula kelapa, kakao dan tentunya pariwisata. Melalui program ini kami harapkan mampu mendorong potensi desa karena masih banyak yang belum terkelola dengan baik," ungkap Komang Budiana.
Ketua Relawan Bakti BUMN Batch VI, Alberto Selan mengatakan bahwa Bali merupakan pilihan utamanya, sebab akar budaya masyarakat yang masih kental dan bermacam-macam.
Untuk kesempatan di Desa Manistutu kali ini terdapat beberapa fokus yang akan dilakukan yaitu di bidang kebudayaan, pendidikan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan lingkungan.
"Untuk kebudayaan, di Desa Manistutu memiliki keunikan kesenian Jegog atau kesenian karawitan khas Jembrana dan Makepung atau atraksi karapan sapi. Kita ingin mempertahankan itu serta mensosialisasikan dan mempromosikan lebih luas ke seluruh Indonesia bahkan Internasional," kata Alberto.
Selain itu, lebih lanjut ia menjelaskan di bidang pendidikan dan UMKM para relawan Bakti akan berfokus untuk peningkatan literasi masyarakat dan produktivitas usaha Desa Manistutu yang terkenal dengan gula kelapa tradisionalnya.
“Hal unik lain adalah dibidang lingkungan dengan adanya ikan wader sisik pelangi yang menjaga kealamian sungai Manistutu. Makanya, kita ingin mengajak masyarakat juga untuk menjaga kelestariannya agar berdampak pada pariwisata desa sehingga dapat mendorong perekonomian desa,” imbuhnya.
Selama tiga hari mulai Kamis hingga Sabtu (15 - 17 Agustus 2024), 10 relawan bakti BUMN akan menggelar sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan, sosialisasi UMKM, memperkenalkan tradisi dan pelestarian alam.
Perwakilan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN, Ahmad Chaudhuri mengatakan bahwa program Relawan Bakti BUMN ini tersebar di 10 lokasi di seluruh Indonesia dan salah satunya di Bali yakni di Desa Manistutu, Kabupaten Jembrana.
“Semoga kehadiran para relawan bakti BUMN dapat diterima di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif,” ujarnya.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan, melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN hadir turun langsung ke masyarakat, menggali dan mengembangkan potensi lokal untuk meningkatkan perekonomian sekitar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.