Berita Klungkung
LOWONGAN PPPK 2024, Data Tenaga Kontrak di Klungkung Tak Masuk Database BKN
Pemkab Klungkung tahun ini berencana merekrut total 1.822 orang Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Pemkab Klungkung tahun ini berencana merekrut total 1.822 orang Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hanya saja hal ini belum disambut gembira para tenaga kontrak sopir, tenaga kebersihan, dan tenaga keamanan. Mengingat nama mereka sampai saat ini belum masuk database Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Koordinator sopir kontrak Pemkab Klungkung, I Nengah Artawan mengaku sudah melihat pengumuman itu, dengan harapan bisa diprioritaskan untuk diangakat PPPK.
“Kami bersama 96 orang sopir kontrak tetap berharap besar kepada Pemkab Klungkung mencarikan jalan keluar kedepannya, agar kami juga bisa masuk prioritas diangkat menjadi PPPK,” ungkapnya, Jumat (6/9).
Baca juga: Pendaftar Tembus 661 Orang, Pelamar CPNS di Jembrana Membeludak, Kuota Hanya 15 Formasi
Baca juga: Mimpi Kereta Api, Naik Kereta Api dengan Seorang Anak Merupakan Pertanda Bagus
Sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 347 Tahun 2024 tentang Mekanisme Seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja, dijelaskan, yang masuk prioritas pertama adalah eks Tenaga Honorer Kategori (THK) II.
Kedua, pegawai yang terdaftar dalam pangkalan database tenaga non-ASN pada BKN dan aktif bekerja pada instansi pemerintah. Ketiga, adalah pegawai yang aktif bekerja pada instansi pemerintah paling sedikit dua tahun terakhir secara terus menerus.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom pada Jumat (6/9) mengatakan, kebijakan pemerintah pusat masih setengah hati mengangkat sopir sebagai PPPK.
Padahal menurutnya tugas dan peran sopir yang bertugas di pemerintahan seperti di Pemkab Klungkung dinilai sangat membantu dalam tugas-tugas pelayanan.
“Memang sopir masuk dan dapat mengikuti tahapan seleksi, tetapi karena nama mereka tidak masuk dalam data base, peluang mereka lolos seleksi dan prioritas diangkat menjadi PPPK tetap tipis,” kata dia. (mit)
| HAKI Jangan Hanya Pengakuan Formalitas, Harus Berikan Kesejahteraan Bagi Perajin di Klungkung |
|
|---|
| ADU Mekanik & Mental Ratusan Pendekar Bakti Negara di Gor Swecapura Klungkung! |
|
|---|
| Ngaku Dibegal, Polsek Nusa Penida Temukan Kejanggalan, Ternyata Uang Rp1 Juta Dipakai untuk Ini |
|
|---|
| Pria Ini Nekat Berbohong Jadi Korban Begal, Padahal Uang Habis Dipakai Foya-foya di Nusa Penida Bali |
|
|---|
| Dewan Ungkap Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang Picu Kawasan Kumuh Baru di Klungkung Bali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ILUSTRASI_pns_cpns_Ilustrasi-PNS_ilustrasi-CPNS_Dwis.jpg)