PON 2024
Terjun Pertamakalinya di PON, Wakil Bali Lukas Bekko Nyaris Bawa Pulang Medali
Terjun Pertamakalinya di PON, Wakil Bali Lukas Bekko Nyaris Bawa Pulang Medali
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, ACEH - Lukas Gallu Bekko (28) Atlet Stand Up Paddle dari cabang olahraga dayung yang pertamakalinya terjun mewakili Bali di Pekan Olahraga Nasional (PON) nyaris membawa pulang medali pada babak final, pada Senin 9 September 2024.
Dalam babak final dengan venue yang berlangsung di Pantai Pulau Kapuk, Lhoknga, Aceh, Lukas terlibat persaingan sengit adu cepat mendayung paddlenya dengan kontingen Jawa Timur.
Lukas mendayung dengan trek sepanjang 1.000 meter dengan 3 kali belokan ke kanan dan 4 kali belokan ke kiri sebagai rintangannya.
Baca juga: Ni Made Dwi Guna Pradnyaniswa Wakili Bali dalam Ajang Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia
Peristiwa dramatis terjadi saat mendekati garis finish di mana kontingen DKI Jakarta terjatuh dari boardnya dan disalip oleh kontingen Papua Barat yang menjadi peraih medali emas.
Sedangkan Lukas kontingen Bali harus finish di posisi ke empat setelah kalah cepat dari kontingen Jawa Timur yang akhirnya mendapatkan medali perunggu.
Baca juga: Pencarian Hari Ke-3 Masih Nihil, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian ABK Hilang di Jembrana
Usai pertandingan, tampak raut kekecewaan di wajah Lukas dan langsung dimotivasi oleh sang pelatih Agi Ginanjar. Sebagaimana disampaikan Agi bahwa ini merupakan laga perdana Lukas di kompetisi resmi nasional.
Lukas memang sudah mengikuti kejuaraan-kejuaraan hingga ke Thailand namun di level komunitas, sehingga pencapaian hingga ke babak final ini sangat diapresiasinya.
"Lukas baru pertamakali di PON, sebelumnya mewakili Indonesia, pernah di Thailand, tapi masih di komunitas sekarang ini baru masuk prestasi setelah kami bentuk jadi atlet dari olahraga rekreasi,," kata Agi dijumpai Tribun Bali.
Sejatinya persiapan sudah matang dilakukan selama sebulan terakhir dengan memperkuat keseimbangan tubuh, otot bagian atas dan otot bagian bawah, selain itu pada endurance menjaga stamina.
Namun demikian, sebagai satu-satunya atlet Bali dalam nomor pertandingan MSUP, Lukas sudah berusaha semaksimal mungkin meski hasil belum terlalu memuaskannya.
"Hasil kami serahkan kepada Tuhan, kami terus memberikan semangat atlet," ujarnya.
Selanjutnya, Agi berharap cabang olahraga SUP terus berkembang tumbuh atlet-atlet baru yang berkolaborasi bersama-sama membawa harum nama Bali.
Sementara itu, Lukas mengaku sejatinya mengincar medali emas dengan niat mulia membawa harum nama Bali, namun itu tidak tercapai sehingga kesedihan tak bisa dipungkiri menggelayuti Lukas.
"Saya ingin inccar emas, saya sudah bekerja keras biar saya bisa dapat yang terbaik untuk Bali. Saya sudah berlatih satu bulan lebih di Pantai Sanur, cuaca sebenarnya tidak ada kendala karena hampir sama di Bali, tapi memang ini pertama kalinya saya ikut pON, dan semua lawan berat," ujar Lukas.
"Kemarin saya bisa lolos masuk babak final saya lihat lawan jatuh bangun di situ saya bisa menang finish di posisi 2 kemarin," pungkas Lukas (*)
| Pemerhati Olahraga Bali Satya Wibhawa: Atlet Tambah Ratusan, Emas Hanya Tambah 8 di PON 2024 |
|
|---|
| KONI Bali Tetap Puas dengan Hasil di PON 2024, Margin Error Sedikit |
|
|---|
| Target Bali Meleset, Rebut 36 Medali Emas di PON, Cricket Juara Umum, Sejumlah Atlet Ukir Sejarah |
|
|---|
| Target Bali Meleset Hanya 36 Medali Emas di PON 2024, Ini Daftar Cabor Penyumbang Emas, Cricket Top |
|
|---|
| Satya Wibhawa, Pemerhati Olahraga Bali, Atlet Tambah Ratusan, Emas Hanya Tambah 8 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Terjun-Pertamakalinya-di-PON-Wakil-Bali-Lukas-Bekko-Nyaris-Bawa-Pulang-Medali.jpg)