Pembacokan di Bangli

Reskrim Polres Bangli Rekonstruksi Pembunuhan Mangku Tawan, Ada 27 Luka

Satreskrim Polres Bangli, Bali menggelar rekonstruksi pembunuhan berencana yang terjadi di Kolam Renang Air Hangat Volcano Sari, Banjar Toyabungkah

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Satreskrim Polres Bangli, Bali menggelar rekonstruksi pembunuhan berencana Mangku Tawan, di Halaman Mapolres Bangli, Jumat 20 September 2024. 

Reskrim Polres Bangli Rekonstruksi Pembunuhan Mangku Tawan, Ada 27 Luka


TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Satreskrim Polres Bangli, Bali menggelar rekonstruksi pembunuhan berencana yang terjadi di Kolam Renang Air Hangat Volcano Sari, Banjar Toyabungkah, Desa Batur Tengah, Kintamani, Bangli, Bali.

Rekonstruksi dilakukan di Halaman Mapolres Bangli, Jumat 20 September 2024.

Baca juga: KLARIFIKASI Istri Pelaku Pembunuhan di Kintamani Bangli, Selamat Jalan Mangku Tawan

Kasatreskrim Polres Bangli, AKP Gusti Ngurah Jaya Winangun mengungkap bahwa dalam rekonstruksi ini terdapat 44 adegan, yang diawali dari tersangka I Ketut Murah Dana menghubungi ipar atau saudara dari istrinya, Jro Evra.

“Saksi saat itu menghubungi iparnya, menanyakan keberadaan istrinya karena tak pulang-pulang, ” ujar Winangun.

Diketahui ada 27 luka dari belasan tebasan dan bacokan yang dilakukan tersangka terhadap korban I Ketut Sudiarta alias Mangku Tawan.

Baca juga: Pemicu Pembunuhan Sadis di Kintamani Bali Terkuak, Endus Perselingkuhan Bos Vila Bacok Mangku Tawan

"Rekonstruksi ini  kita lakukan bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam proses penyidikan dengan Jaksa Penuntut Umum."

"Termasuk pula guna mengetahui secara gamblang bagaimana tindakan perencanaan pembunuhan yang dilakukan tersangka pada korban,” terang mantan Kasat Res Narkoba Polres Gianyar ini.

Disinggung  memilih Mapolres Bangli sebagai tempat digelarnya rekonstruksi ini, Jaya Winangun menyebutkan hal ini demi keamanan  jalannya pelaksanaan rekontruksi.

Baca juga: JENAZAH Mangku Tawan Mengenaskan, Pasca Dibacok Membabi Buta, Beli 3 Celurit di Online Harga Jutaan

Saat rekonstruksi berlangsung juga ditampilkan saksi Jro Evra  yang menjadi pemicu peristiwa berdarah tersebut terjadi.

Nampak pula anggota keluarga tersangka termasuk putri tersangka dengan Jro Evra yang didampingi penasehat hukumnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketut Murah Dana, warga Banjar Dalem, Desa Songan B. Kintamani nekat menghabisi nyawa I Ketut Sudiarta alias Mangku Tawan dengan sebilah celurit di sebuah tempat pemandian air hangat di Toyabungkah, Kintamani.

Baca juga: Niat Habisi Mangku Tawan Sudah Sejak Lama, Pelaku Pembacokan di Kintamani 3 Kali Beli Celurit

Motif sementara diduga Murah Dana dendam (cemburu) lantaran korban diduga menjalin asmara dengan istrinya. 

Untuk melancarkan aksinya, Murah Dana bahkan telah mempersiapkan 3 buah celurit untuk menghabisi nyawa korban.

Itu dilakukan sejak lima bulan lalu, sejak dirinya mengetahui hubungan asmara terlarang yang terjalin antara istrinya Jro Evra dengan korban.

Pasal  pokok yang disangkakan adalah 340 Kuhp. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved