Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

bisnis

KABAR BURUK! Tahun Depan Subsidi Bunga KUR Berkurang, Ini Alasannya 

Kemenkop-UKM berharap pembayaran carry over tersebut dapat selesai tahun ini sehingga tahun depan hanya perlu menyiapkan subsidi bunga reguler.

Pixabay
Ilustrasi - Kemenkop-UKM berharap pembayaran carry over tersebut dapat selesai tahun ini sehingga tahun depan hanya perlu menyiapkan subsidi bunga reguler. 

TRIBUN-BALI.COM  - Dalam dokumen nota keuangan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025, subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) hanya dianggarkan sebesar Rp 38,28 triliun. Sementara subsidi yang disiapkan pada 2024 mencapai Rp 47,78 triliun.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM), Yulius, mengatakan anggaran subsidi bunga kUR tahun 2024 terlihat besar karena ada porsi untuk membayar carry over subsidi bunga tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan ada perbaikan data yang dilakukan penyalur KUR

Kemenkop-UKM berharap pembayaran carry over tersebut dapat selesai tahun ini sehingga tahun depan hanya perlu menyiapkan subsidi bunga reguler.

Baca juga: Ekspor Industri Perhiasan Tembus USD 3,67M, Kemenperin Catat Ekspor Melonjak 18,66 Persen Semester I

Baca juga: IHSG Melemah 0,60 Persen Sepekan! Simak Alasannya 

Ilustrasi gaji - Kemenkop-UKM berharap pembayaran carry over tersebut dapat selesai tahun ini sehingga tahun depan hanya perlu menyiapkan subsidi bunga reguler.
Ilustrasi gaji - Kemenkop-UKM berharap pembayaran carry over tersebut dapat selesai tahun ini sehingga tahun depan hanya perlu menyiapkan subsidi bunga reguler. (Istimewa)

“Tahun depan subsidi bunga senilai Rp 38 triliun hanya untuk subsidi reguler dan jumlahnya juga hampir sama dengan tahun ini untuk subsidi regular,” ujar Yulius, akhir pekan lalu.

Sementara itu, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Kemenko Perekonomian yang juga Ketua Tim Teknis Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan UMKM, Gede Edy Prasetya menyebutkan, besaran subsidi  itu masih mengakomodir penyaluran KUR tahun depan meski anggarannya turun. 

Edy bilang target penyaluran KUR tahun 2025 diproyeksikan paling tidak sama dengan target tahun 2024, yaitu sebesar Rp 280 triliun. Ia menyebut ada revisi turun target anggaran KUR tahun ini. Namun, di awal tahun anggaran KUR ditetapkan pemerintah sebesar Rp 300 triliun. 

Lebih lanjut, Edy mengatakan target penyaluran KUR 2025 akan ditetapkan secara resmi oleh Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM dalam forum Rapat Koordinasi di kuartal IV mendatang.

Ia menambahkan skema penyaluran KUR untuk tahun depan akan lebih tematik. Tujuannya, untuk menyasar target penerima yang tepat sasaran, contoh sektor pertanian. (kontan)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved