Persija Jakarta
LIVE Score Persija Jakarta vs PSM Makassar: Macan Kemayoran Siap, Lawan Tidak dalam Kondisi Terbaik
Laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2024/25 akan mempertemukan dua raksasa sepak bola Indonesia, Persija Jakarta melawan PSM Makassar.
Penulis: Putu Kartika Viktriani | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM - Laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2024/25 akan mempertemukan dua raksasa sepak bola Indonesia, Persija Jakarta melawan PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu 29 September 2024 pukul 19.00 WIB.
Bagi tribunners yang penasaran dengan Hasil pertandingan Persija vs PSM Makassar ini, pantau jalannya laga melalui link yang ada di akhir artikel ya.
PSM Makassar datang dengan sejumlah masalah yang berpotensi mengganggu performa mereka di pertandingan penting ini.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa timnya tidak berada dalam kondisi seratus persen untuk laga ini.
Beberapa faktor menjadi alasan mengapa PSM tidak dalam performa terbaik mereka.
Salah satunya adalah minimnya waktu persiapan setelah tampil di ASEAN Cup pada 25 September 2024.
PSM hanya memiliki waktu istirahat singkat dibandingkan Persija, yang terakhir bermain pada 23 September.
Selain itu, cedera pemain menjadi masalah utama bagi PSM Makassar.
Baca juga: Daftar Pencetak Gol Terbanyak di Bali United Hingga Pekan 7 Liga 1 2024/2025, Privat Mbarga Teratas
Beberapa pemain inti, seperti striker asing Nermin Haljeta dan bintang muda Ricky Pratama , harus absen karena mengalami cedera saat PSM menjamu Shan United di ASEAN Cup.
Daisuke Sakai, yang telah absen sejak pekan keempat, juga masih diragukan bisa tampil.
Kondisi ini membuat PSM semakin pincang menghadapi Macan Kemayoran.
Pelatih asal Portugal ini menambahkan bahwa kondisi cedera dan kebugaran pemain menjadi fokus utamanya, dengan harapan tidak ada pemain yang kembali cedera dalam laga sulit ini.
“Melawan Persija pasti akan sulit. PSM tidak dalam seratus persen untuk pertandingan ini,” keluh Tavares.
“Dibanding Persija, kami baru saja bermain di tanggal 25 September. Sementara Persija di tanggal 23 September. Di sini Persija unggul jumlah hari lebih banyak beristirahat,” ulas Tavares.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.