UMKM Bali
Boneka Karya Tangan Bali untuk Dunia: Eksplorasi Kreativitas di Rb Creative Bali
Dalam seminggu, Rb Creative Bali mampu memproduksi 75 hingga 100 boneka, tergantung pada tingkat kerumitan dan ukuran boneka yang dipesan.
Penulis: I Made Wira Adnyana Prasetya | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Rb Creative Bali Rumah Boneka merupakan sebuah UMKM yang bergerak di bidang kerajinan seni, khususnya boneka handmade yang unik dan bernilai seni tinggi.
Berlokasi di Jl. Kebo Iwa Utara, Padangsambian Kaja, Denpasar, Bali, UMKM ini telah menjadi salah satu destinasi bagi para pecinta kerajinan tangan dan para wisatawan yang mencari souvenir khas Bali.
Dengan jam operasional mulai dari pukul 8 pagi hingga 5 sore, Rb Creative Bali menawarkan ragam produk boneka yang terbuat dari bahan kain perca dengan isian dakron, menjadikan boneka-boneka ini tidak hanya lembut tetapi juga ramah lingkungan karena menggunakan bahan sisa kain.
Fokus utama dari UMKM ini adalah pembuatan boneka berbentuk binatang dengan motif-motif khas Bali yang sering dipesan oleh sektor pariwisata dan perhotelan sebagai souvenir.
Baca juga: UMKM Gipang Mutiara Indah: Jajanan Tradisional Bali yang Tetap Bertahan di Tengah Zaman
Meski demikian, Rb Creative Bali juga menerima pesanan custom sesuai dengan kebutuhan pelanggan, baik untuk keperluan acara khusus, dekorasi, hingga koleksi pribadi.
Proses pembuatan boneka ini melibatkan keahlian dan ketelitian tinggi, dimulai dengan menggambar pola hewan pada kain, kemudian memotongnya, menjahit bagian-bagian yang diperlukan, hingga memasukkan dakron sebagai isian untuk memberikan tekstur yang padat dan lembut.
Langkah terakhir adalah menambahkan detail seperti mata, mulut, dan aksesoris lainnya untuk memberi karakter pada boneka.
Dalam seminggu, Rb Creative Bali mampu memproduksi 75 hingga 100 boneka, tergantung pada tingkat kerumitan dan ukuran boneka yang dipesan.
Boneka-boneka buatan tangan ini telah merambah pasar internasional, dengan beberapa negara tujuan ekspor antara lain Afrika, Amerika, Jepang, dan Australia.
Produk mereka yang berkualitas tinggi dan memiliki keunikan tersendiri, membuatnya semakin dikenal di pasar global.
Di balik kesuksesan Rb Creative Bali Rumah Boneka, terdapat sosok kreatif yaitu Anak Agung Sagung Inten, seorang perempuan berusia 57 tahun yang telah berkarya selama lebih dari dua dekade.
Berbekal keterampilan menjahit yang dipelajarinya sejak muda, beliau berhasil mengembangkan UMKM ini dari nol hingga menjadi salah satu pengrajin boneka terkenal di Bali.
“Pada awalnya sewaktu saya liburan semester perguruan tinggi, saya manfaatkan waktu tersebut untuk belajar beberapa macam skills, salah satunya adalah menjahit. Di sinilah saya dikenalkan customer yang bisa dibilang cukup besar pada waktu itu oleh ayah saya untuk membuat boneka. Awalnya saya tidak tau cara membuat boneka, saya cuma tau dasar menjahit saja, tapi si customer ini memberi saya contoh produk, ‘bisa ngga buat seperti ini?’, kata-kata ini lah yang membuat saya tertantang dan belajar secara otodidak. Perlahan-lahan bisa saya eksekusi dan dilihat hasil kerja saya itu bagus, nah dari sinilah saya mulai membuat boneka sesuai keinginan customer awalnya,” ungkap Anak Agung Sagung Inten.
Perjalanan mendirikan usaha sendiri tidaklah mudah.
Pada awal berdiri, Anak Agung Sagung Inten menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan tenaga kerja, modal yang minim, hingga kesulitan memasarkan produk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Boneka-Karya-Tangan-Bali-untuk-Dunia-Eksplorasi-Kreativitas-di-Rb-Creative-Bali.jpg)