Bali United
Peran Krusial Kenzo! Uji Reputasi Gemilang di Dipta, Teco Target Menang Lawan Persita
Sebelum berseragam Bali United, Kenzo mampu mencetak 14 gol dan berperan besar dalam membawa PSM Makassar menjadi juara.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Sentuhan magis pemain baru Bali United, Kenzo Nambu sangat dinantikan. Bali United akan melakoni laga krusial dengan menghadapi Persita Tangerang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (20/10) malam.
Laga ini tentu harus dimanfaatkan benar Kenzo untuk menunjukkan kapasitasnya. Pertandingan pekan ke-8 BRI Liga 1 2024/2025 ini sekaligus menjadi uji reputasi gemilang Kenzo.
Kenzo menjadi sorotan di awal musim Liga 1 musim ini. Sebab, ia baru mencetak satu gol dalam tujuh pekan bersama Serdadu Tridatu (julukan Bali United).
Kenzo diharapkan mampu menjalankan peran krusial di Bali United. Dengan reputasi gemilang sebagai mantan pemain andalan PSM Makassar, ekspektasi terhadap Kenzo jelas tinggi.
Sebelum berseragam Bali United, Kenzo mampu mencetak 14 gol dan berperan besar dalam membawa PSM Makassar menjadi juara.
Dia sering kali diandalkan sebagai supersub yang bisa memecah kebuntuan dari bangku cadangan. Sebuah peran yang juga terjadi di Bali United, walau pencapaiannya belum sehebat musim lalu.
Baca juga: Jadwal Liga 1, Prediksi Susunan Persita Tangerang vs Bali United, Teco Siapkan Skema Offensif
Baca juga: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya Liga 1 Tanpa Bobotoh: Bojan Siapkan Plan Berbeda Demi 3 Poin
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco memberikan pandangan tentang situasi yang dialami Kenzo. Menurutnya, penurunan performa Kenzo lebih disebabkan oleh fase adaptasi yang wajar dialami pemain baru, terutama di tim yang memiliki gaya permainan berbeda.
“Saat pemain baru datang, mereka perlu menyesuaikan diri dengan taktik dan permainan tim. Kenzo bekerja keras, baik di latihan maupun di pertandingan,” ujar Teco seperti dilansir website resmi klub.
Meski Kenzo Nambu sering memulai pertandingan dari bangku cadangan, kontribusinya tak bisa diabaikan. Sejauh ini dia sudah dimainkan selama 212 menit, tak hanya menyumbang gol, tetapi juga asis dan umpan kunci yang menghasilkan gol untuk rekan setimnya.
Namun, keputusannya sering dimasukkan sebagai pengganti bukanlah tanpa alasan. Pelatih asal Brasil itu menjelaskan regulasi yang mengharuskan memainkan pemain muda dan pembatasan pemain asing berperan besar dalam penempatan. Menurutnya, tidak ada istilah “pemain Cadangan” dalam timnya.
Menurutnya, setiap pemain, termasuk pemain asal Jepang itu, diperlakukan setara dan dipilih berdasarkan kebutuhan taktik dan regulasi.
“Kenzo dipilih dari bangku cadangan karena posisinya sama dengan Made Tito, pemain muda yang juga tampil sangat baik dan mengikuti regulasi musim ini,” kata Teco.
Bali United pada laga menghadapi Persita ini sebenarnya berstatus tim tamu. Laga tersebut dipastikan digelar di Stadion Dipta, maka laga tandang terasa laga kandang.
Selain Persita yang bermain di kandang Bali United, pekan berikutnya, Serdadu Tridatu menjamu Persis Solo di Stadion Dipta. Artinya bulan ini Bali United diuntungkan dengan bermain dua kali di kandang menghadapi Persita dan Persis Solo.
Teco ingin mengalihkan fokusnya pada laga terdekat menghadapi Persita. Melihat persiapan yang panjang dengan satu uji coba dengan Semen Padang FC secara tertutup kali lalu dirasa timnya sudah mulai matang.
| Peringatan Hauptmeijer, Jelang Duel Bali United vs Borneo FC, Sama-sama Buru Kemenangan, Laga Sengit |
|
|---|
| Johnny Jansen Ungkap Misi Bali United Sapu Bersih 3 Laga Sisa Untuk Amankan Posisi 5 Besar |
|
|---|
| Lini Belakang Rapuh dan Mentalitas Runtuh, Bali United Takluk Atas Madura United |
|
|---|
| RUNTUH Usai Menang Beruntun, Jansen Beber Penyebab Kekalahan di Kandang MU, Fokus 3 Laga Sisa Musim |
|
|---|
| Yachida Siap All Out, Duel Tandang Bali United ke Markas Madura United Diprediksi Bakal Sengit! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Selebrasi-Pemain-Bali-United-Kenzo-Nambu.jpg)