bisnis

Panen Bawang Merah di Denpasar Hanya 10 Are, Harga di Pasaran Mulai Naik

Meskipun demikian, panen bawang merah di Kota Denpasar saat ini juga minim.Hal ini mengingat tanaman ini sangat riskan dengan musim hujan.

ISTIMEWA
Panen – Sejumlah petani bersama pejabat terkait saat panen bawang di Kota Denpasar beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM  - Saat ini, harga bawang merah di pasaran mulai mengalami kenaikan. Kini, harga bawang merah sudah mencapai Rp 33.000 per kilogram (Kg).

Meskipun demikian, panen bawang merah di Kota Denpasar saat ini juga minim.Hal ini mengingat tanaman ini sangat riskan dengan musim hujan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar Anak Agung Bayu Brahmasta mengatakan, pada pertengahan Desember nanti ada 10 are lahan di Subak Sanur yang akan panen bawang. 

Baca juga: TEWAS di Areal Pura Beji, Warga Tegalalang Diduga Terpeleset, Keluarga Korban Sempat Cemas

Baca juga: 11 Orang Terjaring Sidak Penduduk Non Permanen di Klungkung, Simak Beritanya

Ilustrasi bawang merah - Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar Anak Agung Bayu Brahmasta mengatakan, pada pertengahan Desember nanti ada 10 are lahan di Subak Sanur yang akan panen bawang. 
Ilustrasi bawang merah - Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar Anak Agung Bayu Brahmasta mengatakan, pada pertengahan Desember nanti ada 10 are lahan di Subak Sanur yang akan panen bawang.  (Freepik/jcomp)

“Mengigat musim hujan sudah mulai datang dan memang rutin berlangsung pada akhir tahun, tidak banyak petani yang mau menanam bawang,” katanya, Rabu (6/11).

Hal itu membuat panen bawang pada akhir tahun ini sedikit, meski harga sudah mulai naik. “Bawang merah sangat riskan ditanam di musim hujan, perlakuan dan penanganan hama penyakit menjadi tinggi. Kecuali kalau di tanam di green house,” ungkapnya.

Gung Bayu mengatakan, hingga bulan Oktober produksi bawang di Denpasar sudah mencapai 75.617 kilogram. 

Produksi ini masuk dalam program pengembangan komoditas bawang merah di Kota Denpasar. Ada 4 hektare lahan yang disasar dalam program ini sepanjang tahun 2024. 

Sementara untuk swadaya petani sendiri ada 2,7 hekater lahan yang ditanami bawang mera tahun ini. Masa panen kebanyakan terjadi pada bulan Juni hingga Agustus. (sup)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved