Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

5 Kepala Dinas Siap Bersaing! Resmi Ikuti Lelang Jabatan Sekda Badung, Siapa Saja Mereka?

Dari penutupan pendaftaran pada 20 November 2024 kemarin, didapatkan sejumlah nama yang telah mendaftar.

tribunstyle
Ilustrasi PNS -  Pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Kepala Dinas Sosial dan yang lainnya kini sudah ditutup oleh Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon IIa dan IIb) di Kabupaten Badung. Hingga batas waktu yang ditentukan ada lima orang yang dipastikan melamar untuk bersaing menduduki jabatan Sekda Badung. 

TRIBUN-BALI.COM -  Pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Kepala Dinas Sosial dan yang lainnya kini sudah ditutup oleh Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon IIa dan IIb) di Kabupaten Badung.

Hingga batas waktu yang ditentukan ada lima orang yang dipastikan melamar untuk bersaing menduduki jabatan Sekda Badung.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung, I Gede Wijaya mengatakan, pendaftaran untuk mengisi jabatan Sekda, Kadis Sosial, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Badung telah ditutup.

Dari penutupan pendaftaran pada 20 November 2024 kemarin, didapatkan sejumlah nama yang telah mendaftar.

“Pendaftarannya sudah ditutup, jadi Pansel sudah menerima nama-nama yang mendaftar,” ujar Wijaya Kamis (21/11).

Baca juga: HILANG Sejak 2 Hari Lalu Usai Sembahyang di Kebun, Ramaeyani Dilaporkan Belum Kembali, SAR Bergerak

Baca juga: TERJUN Ke Jurang di Petang Hingga Mobil Ringsek! Ngurah Arta Dilarikan Ke Rumah Sakit

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung, I Gede Wijaya mengatakan, pendaftaran untuk mengisi jabatan Sekda, Kadis Sosial, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Badung telah ditutup. Dari penutupan pendaftaran pada 20 November 2024 kemarin, didapatkan sejumlah nama yang telah mendaftar.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung, I Gede Wijaya mengatakan, pendaftaran untuk mengisi jabatan Sekda, Kadis Sosial, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Badung telah ditutup. Dari penutupan pendaftaran pada 20 November 2024 kemarin, didapatkan sejumlah nama yang telah mendaftar. (Istimewa)


Disebutkan, untuk pengisian jabatan Sekda Badung ada lima orang yang mendaftar. Sementara Staf Ahli sebanyak enam orang, dan Kadis Sosial ada 9 orang yang mendaftar.

“Selanjutnya setelah pengisian jabatan ini akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi. Paling lambat besok (hari ini) akan kami umumkan hasil seleksi administrasi,” ungkapnya. 

Mengenai hal tersebut, pihaknya mengaku telah melakukan rapat bersama Pansel terkait pemeriksaan berkas yang telah diterima.

Wijaya menyebutkan lima orang yang mendaftarkan diri melamar Sekda Badung yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Badung (PUPR) Badung Ida Bagus Surya Suamba yang kini menjadi Penjabat (Pj.) Sekda Badung, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, Made Agus Ariawan, Kepala Bappeda Badung, I Made Wira Dharmaja, Inspektur Kabupaten Badung, Luh Suryaniti, dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Badung, I Wayan Wijana.

“Untuk lainnya saya tidak hafal. Camat di Kabupaten Badung hampir semua ikut. Tetapi tidak ada pelamar dari luar Pemkab Badung,” terangnya. (gus)

Umur Maksimal 58 Tahun

Kepala BKPSDM Badung, I Gede Wijaya menyatakan, untuk mengikuti lelang jabatan Sekda ada persyaratan yang berbeda dengan eselon IIb. Jabatan Sekda umur maksimal dari calon pelamar adalah 58 tahun. Kemudian wajib pernah menjabat sebagai eselon IIb atau setingkat Kepala Dinas (Kadis).

“Diusahakan sudah pernah menjadi Kadis, tapi tidak ada ketentuan satu atau dua kali Kadis. Minimal di eselon IIb dua tahun,” ungkapnya.

Namun Wijaya menjelaskan, jika yang bersangkutan semakin banyak menjadi Kadis atau menjadi Kadis lebih dari satu instansi maka akan lebih bagus. Sebab dari penilaian yang dilakukan akan mendapatkan nilai lebih tinggi. (gus)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved