Liga Inggris
Ruben Amorim Kantongi Daftar PR Besar di Manchester United, Bukan Cuma Kiper Tapi Juga Ini
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim dikabarkan mulai merinci masalah-masalah dan pekerjaan besar yang harus dia selesaikan di Old Trafford
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim dikabarkan mulai merinci masalah-masalah dan pekerjaan besar yang harus dia selesaikan di Old Trafford.
Setelah kekalahan kedua di Liga Inggris, Ruben Amorim perlu melakukan banyak hal untuk menyesuaikan dan memperbaiki skuad Setan Merah.
Tak hanya soal performa pemain, formasi dan juga gaya bermain jadi hal yang jadi pusat perhatian Ruben Amorim di Manchester United.
Ruben Amorim mengatakan bahwa pertandingan hari Sabtu dengan Nottingham Forest adalah "pertandingan sulit di saat sulit", dengan Setan Merah kalah 3-2 di Old Trafford.
Baca juga: 3 Pemain Manchester United Absen, Bakal Jadi Laga Berat Ruben Amorim Kontra Nottingham Forest
Sundulan Nikola Milenkovic membawa Forest unggul pada menit kedua sebelum Rasmus Hojlund menyamakan kedudukan pada menit ke-18.
Tetapi, tim tamu mencetak dua gol lagi melalui Morgan Gibbs-White dan Chris Wood pada awal periode kedua, dan upaya Bruno Fernandes pada menit ke-61 tidak lebih dari sekadar gol hiburan.
Upaya lemah Gibbs-White entah bagaimana berhasil mengecoh kiper Setan Merah Andre Onana, sebelum Wood menyundul bola ke sudut jauh gawang.
Kekalahan ini membuat Man United turun ke posisi ke-13 dalam klasemen Liga Primer, delapan poin di belakang Manchester City yang berada di posisi keempat menjelang derby Manchester akhir pekan depan.
Baca juga: Prioritas Pemain Baru Ruben Amorim di Januari 2025 Muncul, Manchester United Incar Pemain Ini
Baca juga: Strategi Baru Ruben Amorim untuk Manchester United, Kekalahan dari Arsenal Jadi Pemicu Kuat?
Amorim sesalkan kesalahan dalam kekalahan kandang melawan Forest
“Pertandingan yang sulit. Kami memulai dengan sangat buruk, pada permainan pertama kami kebobolan gol dan kemudian sulit untuk mencoba melawan,”
“Kami kemudian mengendalikan permainan dan menghadapi banyak situasi,” kata Ruben Amorim dilansir dari BBC Sport.
“Kami meningkatkan pergerakan di sepertiga akhir,”
“Kami berhasil menyamakan kedudukan dan kemudian di babak pertama kami siap untuk menang, tetapi kemudian memulai dengan sangat buruk,”
“Dua gol. Kemudian kami mencoba banyak hal dengan kualitas yang buruk,”
“Kami tidak memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Pertandingan yang sulit di saat yang sulit,”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pelatih-Sporting-CP-Ruben-Amorim-fabrizio-romano-X-com.jpg)