Bali United

Serdadu Tridatu Lumpuhkan Macan Kemayoran, Teco Full Senyum Bawa Kebangkitan, Drama Putusan Wasit!

Pertandingan berlangsung sengit sepanjang laga, tak khayal wasit Tommi Manggopa sampai merogoh 9 kali kartu kuning dari sakunya.

BALI UNITED
Pemain Bali United berselebrasi merayakan gol ke gawang Persija Jakarta. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Bali United akhirnya mampu bangkit dari puasa kemenangan, dari 4 pertandingan sebelumnya, setelah mengandaskan Persija Jakarta dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, pada Minggu 15 Desember 2024 malam. 

Pertandingan berlangsung sengit sepanjang laga, tak khayal wasit Tommi Manggopa sampai merogoh 9 kali kartu kuning dari sakunya.

Persija Jakarta yang memberi tekanan kepada tim tuan rumah, berhasil membuka keran gol pada menit ke 18 melalui sontekan kaki kiri Gustavo Almedia yang memanfaatkan umpan mendatar Witan Sulaeman. 

Saat Bali United tertinggal 0-1, situasi tak biasa terjadi, suporter di tribun utara justru mendukung Persija Jakarta untuk mmempermalukan Bali United. Mereka juga memasang spanduk yang menyerukan "Teco Out".

Baca juga: BANJIR Kritik Usai Rentetan Hasil Buruk Bali United, Tagar Teco Out Menggema Lagi, Siap Kerja Keras 

Baca juga: AKHIRI Trend Buruk di Liga 1 Indonesia, Bali United Libas Persija Jakarta Skor 3-1 di Stadion Dipta!

Pemain Bali United berselebrasi merayakan gol ke gawang Persija Jakarta.
Pemain Bali United berselebrasi merayakan gol ke gawang Persija Jakarta. (BALI UNITED)

Di lapangan, Bali United berusaha menyamakan kedudukan, peluang emas melalui sundulan Rahmat Arjuna pada menit ke-19 masih gagal bersarang di gawang Macan Kemayoran.

Terus memberikan tekanan kepada Persija Jakarta, Everton Nascimento akhirnya membuka asa dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangannya pada menit ke 26.

Irfan Jaya nyaris menggandakan kedudukan pada menit ke 31 namun sayang golnya dianulir wasit karena dari tayangan VAR, Rahmat Arjuna terlebih dahulu terjebak offside. 

Gol yang dianulir tersebut dibayar tuntas oleh pemain muda Rahmat Arjuna yang pada menit ke-45 berhasil menjebol gawang yang dijaga kiper Carlos Eduardo melalui tendangan kerasnya. 

Babak pertama berakhir denngan skor 2-1 keunggulan untuk Bali United. Memasuki babak kedua, Carlos Eduardo  yang mengalami cedera harus dilarikan ke rumah sakit dan digantikan oleh Andritany Ardhiyasa.

Tempo permainan babak kedua tak kalah panas dari babak pertama, kedua tim saling menyerang. Persija sempat menyamakan kedudukan melalui Witan Sulaeman saat terjedi kemelut di depan gawang pada menit ke-56.

Namun, gol tersebut dianulir wasit melalui VAR karena terlebih dahulu Gustavo Almeida dianggap melanggar Ricky Fajrin. 

Pelatih Bali United Stefano Cugurra memasukkan supersub Muhammad Rahmat. Delapan menit kemudian M. Rahmat sukses menambah keunggulan untuk Bali United pada menit ke 70.

Meski begitu, skuad tuan rumah kembali mencetak gol ketiga yang dieksekusi Rahmat pada menit ke-70 mengubah skor menjadi 3-1. 

"Hasil hari ini bagus buat kami, kompetisi tidak mudah di Liga Indonesia banyak klub bagus, kami setelah 4 kali berturt-turut tidak menang 4 kali, kami bisa menang hari ini, momentum positif di dalam kompetisi melawan klub besar Persija yang memiliki kualitas sangat bagus," ungkap Teco usai laga. 

Teco mengatakan kunci dari kemenangan atas skuad Macan Kemayoran dengan marking ketat dari pemainnya dan mampu menjaga pertahanan yang kuat dikombinasikan dengan strategi penyerangan dan finishing yang mulai diperbaiki dari laga sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved