Natal dan Tahun Baru di Bali
Libur Nataru, Rata-rata Okupansi Hotel di Denpasar Capai 90 Persen, Kadispar: Ada yang 100 Persen
Pihaknya menambahkan, setiap hotel pun membuat strategi masing-masing untuk memperpanjang waktu tinggal wisatawan.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 memberikan angin segar bagi usaha pariwisata khususnya hotel di Denpasar, Bali.
Di mana okupansi hotel rata-rata mencapai 80 hingga 90 persen.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Ni Luh Putu Riyastiti saat diwawancarai, Senin 30 Desember 2024.
Bahkan menurut Riyastiti, ada hotel di Sanur yang okupansinya 100 persen.
Baca juga: Warga Gianyar Ramaikan Alun-Alun Gianyar Di Hari Pertama Perayaan Pergantian Tahun
“Karena mereka banyak yang menyediakan paket malam tahun baru. Ada yang sudah habis dua minggu lalu karena target telah terpenuhi. Okupansinya juga ada 100 persen,” paparnya.
Sementara di hari biasa, rata-rata okupansi hotel 50-60 persen.
Pihaknya menambahkan, setiap hotel pun membuat strategi masing-masing untuk memperpanjang waktu tinggal wisatawan.
Dirinya menambahkan, untuk lama tinggal wisatawan saat libur Nataru rata-rata 5 hari untuk wisatawan lokal dan 9 hari untuk wisatawan mancanegara.
Meski begitu, Riyastiti mengakui adanya penurunan kunjungan ke Denpasar terutama untuk wisatawan domestik.
Hal ini menurutnya kemungkinan dipicu oleh cuaca buruk yang terjadi belakangan ini.
Selain itu, pihaknya juga mengatakan adanya wacana pelarangan kendaraan non DK kemungkinan berpengaruh terhadap kunjungan ke Denpasar.
Sementara itu, Dinas Pariwisata Kota Denpasar menargetkan jumlah kunjungan di tahun 2024 sebanyak 2 juta.
Hal ini ditingkatkan dari tahun 2023 lalu dengan jumlah kunjungan sebanyak 1,8 juta.
Target kunjungan ini meliputi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sementara itu, Ketua PHRI Denpasar, Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, libur Nataru mulai ramai pada minggu ketiga bulan Desember.
Sementara untuk jumlah kamar yang ada di Denpasar kurang lebih 12 ribu.
Untuk di Denpasar sendiri, kebanyakan hotel terpusat di kawasan Sanur.
Pengalaman sebelumnya, lonjakan okupansi kamar hotel akan terjadi hingga minggu pertama atau kedua Januari. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.