Cuaca Ekstrem di Bali
Cuaca Ekstrem di Bali Diprediksi Sampai 12 Februari, Kerugian Terus Bertambah, Ini Imbauan Polisi
Cuaca Ekstrem di Bali Diprediksi Sampai 12 Februari, Kerugian Terus Bertambah, Ini Imbauan Polisi
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Cuaca ekstrem di wilayah Bali masih diprediksi terjadi hingga 12 Februari 2025, Polresta Denpasar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan kejadian serupa guna penanganan yang cepat dan tepat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar menerangkan hujan deras disertai angin kencang tiga hari terakhir disebabkan adanya pola pertemuan dan belokan angin yang terjadi di sekitar wilayah Bali dipicu oleh adanya bibit siklon 96S yang terbentuk di Samudra Hindia Barat, Australia.
“Kami selalu siap siaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan keamanan serta ketertiban tetap terjaga,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, pada Selasa 11 Februari 2025.
Menilik data BMKG, kecepatan angin di Bali pada 7 Februari 2025 adalah 19 knot, kemudian pada 8 Februari 2025 meningkat menjadi 29 knot atau 54 km/jam.
Kemudian pada 9 Februari 2025 kecepatan angin tercatat mencapai 38 knot atau 70 km/jam, angka tersebut memenuhi kriteria BMKG untuk kategori angin kencang, yaitu angin dengan kecepatan lebih dari 25 knot atau 45 km/jam.
Baca juga: VIDEO Akibat Hujan Disertai Angin Kencang di Bali 9-10 Februari 2025 Tiga Meninggal, Enam Luka-Luka
AKP I Ketut Sukadi, menyampaikan bahwa kepolisian bisa menjadi salluran respons cepat menangani kejadian bencana agar penanganan bisa cepat dan terkoordinasi dengan pihak terkait lainnya seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan PLN Kota Denpasar.
Beberapa kejadian pohon tumbang terjadi pada Senin 10 Februari 2025, peristiwa pohon tumbang yang melintang di tengah jalan di Jalan Veteran No. 3, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara sempat mengakibatkan arus lalu lintas terganggu di sekitar lokasi.
Pohon yang tumbang merupakan jenis pohon Angsana dengan diameter sekitar 50 cm dan tumbang tepat di depan Inna Bali Hotel.
Guna memastikan keamanan serta kelancaran lalu lintas, petugas melakukan langkah cepat dengan mengamankan lokasi kejadian serta menghubungi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan PLN Kota Denpasar.
"Dengan koordinasi yang baik, proses evakuasi pohon tumbang dilakukan secara cepat oleh petugas bersama Dinas DLHK. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sempat menyebabkan hambatan lalu lintas sebelum akhirnya situasi kembali normal," bebernya.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Denpasar Timur juga menyebabkan beberapa pohon tumbang di sejumlah titik.
Salah satu lokasi terdampak adalah di Jalan WR Supratman, tepatnya di depan pintu masuk SMAN 9 dan SMP 14 Kesiman Kertalangu.
Sebuah pohon jenis Pule dengan tinggi sekitar 16 meter dan diameter batang 4 meter tumbang akibat akar yang rapuh serta terpaan angin kencang.
Warga sekitar mengungkapkan bahwa dirinya mendengar suara gemuruh sebelum pohon tersebut tumbang ke arah barat di atas sungai.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian ini.
Selain itu, kejadian serupa juga terjadi di Jalan Ir Juanda, Renon, di mana sebuah pohon Mahoni dengan tinggi sekitar 12 meter tumbang di area parkir timur Lapangan Renon.
Seorang pedagang, yang berada di lokasi sempat melihat pohon roboh ke arah timur dan segera menyelamatkan diri.
Polsek Dentim, tim Tagana Sumerta Kelod dan BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan.
Kapolsek Dentim Kompol I Ketut Tomiyasa S.H.,M.H., turun langsung ke lokasi kejadian guna memastikan proses penanganan berjalan lancar.
Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD serta instansi terkait untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan insiden serupa.
"Kami pastikan semua berjalan aman dan lancar. Polsek Dentim akan terus bersinergi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi kejadian serupa serta memastikan keselamatan warga," ujar Kapolsek Dentim.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, masyarakat diimbau untuk selalu waspada, terutama di area yang rawan pohon tumbang.
"Polsek Dentim bersama BPBD dan instansi terkait akan terus siaga untuk memberikan respons cepat dalam setiap kejadian darurat demi keamanan dan kenyamanan masyarakat," tuturnya.
Bencana alam juga terjadi di wilayah Kelurahan Legian, tepatnya di Jalan Nakula Barat, depan pertokoan Nakula.
Sebuah pohon perindang tumbang dan tiang beton kabel optik roboh, menghambat akses dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
Bhabinkamtibmas kelurahan Legian I Made Kentra Astawa bersama Linmas dan instansi terkait segera terjun ke lokasi untuk membantu evakuasi dan pembersihan.
Proses pembersihan telah dilakukan dan arus lalu lintas di Jalan Nakula Barat sudah kembali lancar.
Kemudian Asrama TNI AD Wantilan 2, RT Gotong Royong, Kuta, Badung. Sebuah Pohon Ancak yang tumbang akibat cuaca ekstrem menimpa garasi mobil yang terdapat empat kendaraan di dalamnya.
Untuk menangani kejadian ini, Bhabinkamtibmas Kuta, Aiptu Cokorda Oka Alit Putra, bekerja sama dengan Babinsa, DLHK Badung, dan warga setempat telah melakukan pembersihan di lokasi kejadian.
Proses pemotongan pohon yang tumbang dilakukan untuk memastikan tidak ada bahaya lanjutan dampak dari cuaca ekstrem.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.