Berita Bali
Akibat Efisiensi Anggaran, Kondisi Jalanan Bali Memprihatinkan Saat Cuaca Ekstrem
kata Nusakti, ada Balai yang mengatakan sampai harus meminjam uang Rp 1 miliar untuk melakukan penutupan lubang, perbaikan
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kondisi ruas jalanan di Bali cukup mengkhawatirkan saat cuaca ekstrem.
Banyak jalanan jebol, rusak dan tergenang air, sehingga pengendara kesulitan saat melintas.
Hal ini diyakini sebab adanya efisiensi anggaran dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 1 Tahun 2025, mengatur pemangkasan belanja negara dan daerah tahun 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha menuturkan, meskipun efisiensi anggaran belum final realisasinya, rekannya di Balai Jalan, Balai Wilayah Sungai, dan Balai lainnya anggarannya masih diblokir.
Baca juga: VIDEO Akses Jalan Rusak dan Becek, Truk Sampah Kembali Antri di TPA Suwung Denpasar Bali
“Memang cukup prihatin juga dengan kondisi saat ini memang efisiensi anggaran yang ada saat ini masih belum final seperti apa, teman-teman di Balai Jalan juga BWS dan semua Balai ini sementara anggarannya masih diblokir beberapa jadi masih belum bisa mereka bergerak dengan cepat,” jelas Nusakti, Rabu 12 Februari 2025.
Namun, kata Nusakti, Balai-balai ini sedang berusaha sekali untuk memperbaiki ruas jalan.
Bahkan, kata Nusakti, ada Balai yang mengatakan sampai harus meminjam uang Rp 1 miliar untuk melakukan penutupan lubang, perbaikan, termasuk banjir dan sebagainya karena memang anggaran mereka belum bisa dimanfaatkan.
“Karena efisiensi anggaran di Perpres yang baru itu kondisinya. Jadi kendalanya di sana teman-teman Balai lagi kesusahan karena mereka termasuk seperti ada PPUP orang-orang yang dibayar musiman kalau di jalan programnya padat karya dibayar musiman anggarannya belum ada, sehingga tenaga kerja musiman minta kerja belum bisa karena anggaran belum ada dipotong malah bersamaan dengan kondisi cuaca ekstrem. Tapi mereka sudah berusaha semua lah,” paparnya.
Mengenai ruas jalan yang banjir di Underpass, kata Nusakti, merupakan jalan yang dikelola nasional.
Ia mengatakan sudah mengkomunikasikan hal tersebut dengan para satker di wilayah 1,2 dan 3.
“Saya cek juga di Jalan Ida Bagus Mantra ada 5 sampai 6 titik di dana banyak masalah terjadi masalah di wilayah yang kewenangannya BWS. BWS sudah saya koordinasikan karena itu jalan nasional juga saya koordinasikan ke balai jalan,” tutupnya.
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Banyak-Jalan-Rusak-Di-Gianyar-Karena-Hujan.jpg)