Penemuan Bayi
Bayi Malang yang Ditemukan di Garase di Bangli Dikremasi, Dihadiri Para Pejabat
Bayi malang yang meninggal beberapa hari setelah ditemukan di sebuah garase milik warga di Banjar Guliang Kangin, Desa Tamanbali
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Bayi Malang yang Ditemukan di Garase di Bangli Dikremasi, Dihadiri Para Pejabat
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Bayi malang yang meninggal beberapa hari setelah ditemukan di sebuah garase milik warga di Banjar Guliang Kangin, Desa Tamanbali, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Bali pada hari Senin, 13 Januari 2025 lalu, dilangsungkan upacara kremasi Krematorium Bebalang, Bangli, Jumat 14 Februari 2025.
Upacara kremasi ala Hindu ini pun dihadiri oleh pejabat, seperti Kapolsek Bangli Kompol I Dewa Made Suryatmaja, yang mewakili Kapolres Bangli.
Baca juga: TERIMA KASIH Warga Sesetan Denpasar, Diduga Dihabisi Orangtua, Bayi Ini Dikuburkan dengan Layak
Hadir juga Pjs Sekda Bangli I Made Ari Pulasari, Kapala Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak Bangli, I Wayan Jimat, Kadis Dukcapil Bangli, A.A. Bintang Ari Sutari, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Bangli, I Gede Eddy Hartawan, Kepala Bagian Hukum Setda Bangli, Nyoman Purnamawati.
Selain pejabat di lingkungan Pemkab Bangli, prosesi ini juga dihadiri PHDI Bangli, Ngakan Gede Keramas, Kementerian Agama Bangli, Ida Bagus Ketut Suta Wirawan, Camat Bangli, Sang Made Agus Dwipayana, Lurah Bebalang, I Wayan Alit Sumiartha, Ketua Yayasan Krematorium Sagraha Mandrakantha Shanti, I Nyoman Karsana, serta para pegawai Dinas Sosial dan masyarakat. Total yang menghadiri acara duka tersebut sebanyak 30 orang.
Baca juga: SUNGGUH MIRIS, Bayi Tak Berdosa Diduga Dihabisi Orangtuanya di Denpasar, Masih Kenakan Pampers
Berdasarkan data kepolisian, dijelaskan bahwa bayi perempuan malang ini ditemukan di garase milik Pak Made yang berlokasi Banjar Guliang Kangin, Desa Tamanbali pada Senin, 13 Januari 2025.
Saat ditemukan, aparat bersama instansi terkait langsung mengevakuasi dan memberikan pertolongan medis ke RSUD Bangli.
Namun dinyatakan meninggal dunia pada Minggu 19 Januari 2025 setelah mendapatkan perawatan yang intensif yang ditanggungjawabi oleh Dinas Sosial Bangli.
Baca juga: KRONOLOGI Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Sungai Pemelisan Denpasar Bali, Diduga Korban Pembunuhan
Terkait upacara kremasi ini, kegiatan diawali dengan upacara nyiramin / memandikan bayi, dilanjutkan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Bayi, lalu dilakukan upacara Maperas, Upacara Ngewaliang Sang Atma dan Persembahyangan, kemudian dilanjutkan dengan upacara Ngeseng Jasad Bayi, Selanjutnya Jasad Bayi dilarung ke pantai Siut Gianyar.
Selama kegiatan berlangsung situasi tetap kondusif dan pengamanan dipimpin Pawas Polsek Bangli AKP I Nyoman Sujana dengan melibatkan personil piket fungsi Poksek Bangli.
Kapolsek Bangli Kompol I Dewa Made Suryatmaja, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya hadir di sini bersama instansi terkait guna menyaksikan kegiatan Upacara Ngelungah/Kremasi Jasad Bayi perempuan malang ini, untuk memberikan doa pada bayi malang tersebut, dan ingin memastikan prosesi berjalan dengan sebagaimana mestinya. Iapun berharap saat terlahir kembali, sang bayi lahir di keluarga baik, yang menyayanginya setulus hati.
"Doa terbaik, agar sang bayi yang ditemukan di garase milik warga, terlahir kembali di keluarga yang menyayanginya sepenuh hati," ujar Kapolsek.
Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun mengatakan petugas masih terus mendalami atau melakukan penyelidikan kasus tersebut.
Adapun upaya yang telah dilakukan petugas selain memintai keterangan saksi juga mempelajari rekaman CCTV di beberapa titik, baik itu yang ada di wilayah Bangli dan luar Bangli.
"Kita masih melakukan penyelidikan, tidak hanya di kawasan Bangli, tetapi juga ke Denpasar. Sebab ada dugaan, pelaku sempat terpantau di wilayah Denpasar," ujarnya. (*)
Berita lainnya di Penemuan Bayi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Bayi-perempuan-yang-ditemukan-di-garase-dikremasi.jpg)