Ahli Jerman Latih Rawat Mobil di Bali Dengan Bahan Yang Ditemukan Setelah Perang Dunia Kedua
Ahli Jerman Latih Rawat Mobil di Bali Dengan Bahan Yang Ditemukan Setelah Perang Dunia Kedua
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pulau Bali ditunjuk oleh produsen perawatan mobil ternama asal Jerman, Sonax untuk menjadi venue Master Trainer yag diikuti puluhan orang dari 10 negara kawasan Asia Tenggara.
Momentum hujan yang masih melanda Bali dipandang tepat untuk menguji bahan perawatan mobil yang ditemukan oleh Franz Hoffmann setelah Perang Dunia 2 tersebut yang sudah merambah di bisnis dunia otomotif Indonesia tersebut.
Marketing Manager Mega Auto Prima, Nanto Koharsono menyampaikan bahwa puluhan peserta "Master Trainer" ini menggali wawasan di Bali untuk diterapkan di masing-masing negara dipandu oleh ahli yang didatangkan langsung dari Jerman.
"Tujuan kegiatan ini mereka bisa menularkan ilmunya selama di Bali, mulai dari cara kerja Sonax hingga cara pemolesan yang benar, di masing-masing negara," ujar Nanto saat dijumpai Tribun Bali di RedCar Auto Detailing Bali, Sanur, Denpasar, Bali, pada Rabu 26 Februari 2025.
Baca juga: TNI AL Pastikan Ada Open Ship MNEK 2025, Chef Kadek Ingin Lihat Langsung Kapal Perang Asing AS
Acara Master Trainer ini berlangsung selama dua hari dari Selasa 25 Februari 2025 sampai Rabu 26 Februari 2025 dengan berbagai rangkaian kegiatan.
Bali juga dipilih bukan tanpa alasan, tak lain karena Pulau Seribu Puraini memiliki daya tarik yang khas dengan keindahan alam serta kekayaan seni budaya.
Nanto mengklaim Sonax memiliki keunggulan dengan mayoritas menggunakan bahan dari alam dan minim kandungan kimia, sehingga turut mengkampanyekan teknologi ramah lingkungan dan tingkat keamanan yang tinggi.
"Selain melakukan pelatihan, peserta yang berasal dari Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, China dan Bangladesh ini juga kami ajak menikmati keindahan Bali, dengan salah satu spot atau destinasi adalah Pulau Nusa Penida," bebernya.
Pada kesempatan yang sama, Manager RedCar Auto Detailing Bali, Paul Saptantyo mengatakan bahwa bahan perawatan asal Jerman ini tepat guna untuk iklim di Indonesia.
"Misalnya, hari ini ada demo tentang bagaimana mencuci mobil yang tanpa air. Ada beberapa produk Sonax yang tepat diterapkan di Indonesia, cocok iklimnya," ujar Paul.
"Apalagi di Bali saat ini lagi musim banjir, jadi sangat membantu," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pada-Rabu-26-Februari-2025.jpg)