Berita Denpasar
ANGGARAN Rp 11 Miliar, Rekonstruksi Monumen Puputan Badung Denpasar Dimulai
ANGGARAN Rp 11 Miliar, Rekonstruksi Monumen Puputan Badung Denpasar Dimulai
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Monumen Puputan Badung yang berada di sisi utara Lapangan Puputan Badung Denpasar mulai direkonstruksi.
Rekonstruksi akan dilakukan pada pedestal patung dan taman serta kolam yang ada di sekelilingnya.
Sedangkan untuk tiga patung di monumen ini akan dipertahankan.
Baca juga: PERTEMUAN TERAKHIR Kevin dan Ibunda di Jalan Raya Kuta, Kecelakaan Tragis Setelah Pohon Tumbang
Saat ini, kawasan monumen ini sudan dikelilingi dengan pagar.
Ada tiga patung di monumen itu, yakni seorang perempuan, laki-laki dan anak.
Ketiganya dibalut kain serba putih serta membawa senjata keris dan tombak.
Baca juga: Polisi Buru Pelaku Pembakaran Vila Devalya di Ungasan Kuta Selatan
Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas LHK Denpasar, Ida Ayu Widhiyanasari mengatakan, penandatanganan kontrak proyek ini telah dimulai 14 Maret 2025.
"Berbagai persiapan sudah dilakukan. Ada pemagaran juga. Nanti setelah Pangerupukan akan mulai maksimal," paparnya.
Pihaknya mengatakan, pedestal pada patung akan diubah menjadi lebih edukatif.
"Pedestal aja kita ubah, memberikan informasi agar lebih edukatif. Akan lebih informatif memberikan sejarah bagaimana perang puputan itu terjadi," katanya, Selasa 25 Maret 2025.
Ia menambahkan untuk taman di sekelilingnya akan menyesuaikan.
Sementara untuk ukuran kolamnya akan diperkecil.
"Tiga patungnya tetap dipertahankan. Karena itu adalah karya monumental seniman terdahulu," paparnya.
Proyek ini ditarget bisa rampung pada 8 November 2025 mendatang.
Untuk anggaran rekonstruksi ini disiapkan anggaran Rp 11 miliar. (*)
| Sejak Januari hingga April 2026, DLHK Denpasar Tanam 234 Pohon, Kompensasi Penebangan 65 Pohon |
|
|---|
| Maling Motor di Gudang Furniture Bali, AHM Jual Motor Curian Rp 1,9 Juta di Marketplace FB |
|
|---|
| Menang di PN Denpasar, Pihak Lawan Sebut Putusan Cacat Hukum, PH Luruskan Narasi Soal Pertanahan |
|
|---|
| Tak Terima Ditegur Karena Halangi Jalan, Sekelompok Pemuda Keroyok Warga di Panjer |
|
|---|
| Tahun 2026 Ini Denpasar Hanya Ajukan Formasi CPNS untuk Guru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rekonstruksi-monumen-Puputan-Badung.jpg)