Berita Gianyar
MAHAYASTRA Respon Keluhan Warga & Janji Segera Perbaiki, Adnyana Berharap Perbaiki Jalan Rusak
Akibat hujan lebat yang terjadi beberapa waktu lalu, banyak jalan di Kabupaten Gianyar, Bali mengalami kerusakan parah.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Akibat hujan lebat yang terjadi beberapa waktu lalu, banyak jalan di Kabupaten Gianyar, Bali mengalami kerusakan parah.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gianyar telah pernah memperbaiki jalan-jalan rusak di Kabupaten Gianyar. Namun perbaikannya hanya bersifat tambal sulam.
Alhasil, jalan yang ditambal itu kembali rusak atau berlubang saat hujan diguyur hujan. Kerusakan ini pun membuat kesal banyak pengguna jalan. Bahkan salah satunya sampai mengumpat dengan kata-kata kasar di grup Facebook masyarakat Gianyar.
Baca juga: NEKAT! Era Embat Uang Rp12,9 Juta, Terdesak Ekonomi, Wanita Muda Curi Tas Rekannya di Denpasar
Baca juga: 7.000 Orang Kunjungi DTW Tanah Lot Per Hari, Libur Lebaran Kunjungan Wisdom ke Bali Meningkat!
Unggahan tersebut pun mendapatkan beragam reaksi dari masyarakat Gianyar, dan lebih banyak yang mendukung. Sebab secara riil di lapangan, hampir di setiap ruas jalan di Kabupaten Gianyar, terdapat kerusakan yang cukup parah.
Kerusakan tidak hanya terjadi pada jalan yang statusnya masuk jalan kabupaten, tetapi juga jalan provinsi.
Seorang pengendara, I Wayan Eka Adnyana, Jumat (4/3) berharap pemerintah merespon keluhan masyarakat. Sebab kerusakannya sangat membahayakan.
Sebab tak jarang jalan rusak ini tertutupi oleh genangan air, sehingga membuat pengendara kaget. Bahkan tak jarang pula kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Gianyar disebabkan jalan rusak.
"Waktu ini ada anak muda pulang dari kondangan nikahan meninggal dunia karena kecelakaan menghindari jalan rusak. Semoga pemerintah melakukan perbaikan, agar tidak ada korban lagi," ujarnya.
Saking banyaknya jalan rusak di Gianyar, sampai-sampai masyarakat pun membuat anekdot terkait Gianyar yang selama ini dijuluki kota seni. "Kota seni, jalannya pun seni, jalannya ada ukiran dimana-mana,".
Bupati Gianyar, I Made 'Agus' Mahayastra telah mengetahui kekesalan masyarakat atas kerusakan jalan di Kabupaten Gianyar. Pihaknya pun memaklumi hal tersebut. Politikus PDIP asal Payangan ini berjanji akan melakukan perbaikan.
Namun dirinya tidak bisa memastikan semua kerusakan akan tersentuh perbaikan, karena butuh waktu setidaknya tiga tahun, serta membutuhkan anggaran besar.
"Masyarakat memang sangat berhak untuk marah, kesal dan lainnya. Dan kita memang akui sejak Covid 2020 sampai 2023 anggaran jalannya kecil sekali, dan sekarang sudah mulai dianggarkan dengan anggaran yang cukup besar. Tapi belum tentu bisa memperbaiki semua jalan yang rusak, butuh waktu 3 tahun untuk menata semua jalan yang rusak se Gianyar,"
"Karena selain jalan, banyak juga hal wajib yang harus kita kerjakan, yang juga memerlukan anggaran yang tidak sedikit, apalagi kita juga harus tunduk dengan program yang sifatnya mandatori seperti pendidikan, kesehatan, pengawasan dan lain-lain," ujar Agus Mahayastra. (weg)
Anggarkan Rp 140 M
Dalam mengantisipasi korban jiwa atau kerugian materil masyarakat akibat jalan rusak ini.Bupati Mahayastra memastikan akan melakukan perbaikan pada titik-titik rawan.
Anggaran perbaikan jalan tahun ini kurang lebih dianggarkan Rp 140 miliar. Saat ini sedang dalam proses tender. (weg)
| Operasi Antik Agung 2026, Polisi Sisir Tempat Hiburan Malam di Gianyar Bali |
|
|---|
| Terlilit Pinjol, Oknum Brimob Polda Bali Nekat Lakukan Pencurian di Sukawati, Divonis 1 Tahun |
|
|---|
| Dikeluhkan Cemari Udara, Usaha Arang Di Peliatan Ubud Bali Dihentikan |
|
|---|
| Gianyar Kekurangan Kambing Kurban, Separuh Pasokan Idul Adha Datang dari Luar Daerah |
|
|---|
| Prosesi Palebon Ida Pedanda Istri Purnama Berlangsung Khidmat di Taman Dedari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Warga-Umpat-Pemkab-Gianyar-Bali-Karena-Jalan-Rusak-Ini-Tanggapan-Bupati-Mahayastra.jpg)