Ramadan 2025

Jaga Pasokan Energi, Pekerja Pertamina Ini Tak Libur Lebaran Bersama Keluarga

semua fluida dari sumur-sumur minyak di proses agar menjadi minyak mentah yang berkualitas baik. 

istimewa
Saat sebagian besar masyarakat Indonesia menikmati liburan di penghujung Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, para pekerja sektor hulu energi Pertamina tetap bekerja di lapangan minyak dan gas. Jaga Pasokan Energi, Pekerja Pertamina Ini Tak Libur Lebaran Bersama Keluarga 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR –  Saat sebagian besar masyarakat Indonesia menikmati liburan di penghujung Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, para pekerja sektor hulu energi Pertamina tetap bekerja di lapangan minyak dan gas. 

Di bawah terik matahari di daratan maupun lepas pantai, mereka bekerja tanpa lelah, memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga. Chyntia Daeng salah satu di antaranya. 

Ia seorang Perwira Subholding Upstream Pertamina yang bekerja di lingkungan Pertamina Hulu Rokan (PHR). 

Lebaran tahun ini, ia harus bertugas di tengah ladang minyak Rokan, jauh dari keluarga tercinta di kampung halaman. 

Baca juga: KISAH Petugas Tagana & PMI di Pengungsian Warga Sental Kangin, Kasus Perebutan Lahan di Nusa Penida

Perempuan yang akrab disapa Daeng ini bertugas sebagai Sr Supervisor Plant Operations Lapangan Minyak Minas di Stasiun Pengumpul atau Gathering Station (GS) 1 dan 2. 

Di Gathering Station, semua fluida dari sumur-sumur minyak di proses agar menjadi minyak mentah yang berkualitas baik. 

Ia bertugas mengawasi dan mengkoordinasikan agar proses tersebut berjalan dengan baik.

"Mengawasi kegiatan operasional berjalan dengan selamat, sesuai dengan proses safety, sesuai dengan fungsinya dan tentu saja sesuai dengan deliverable yang ditargetkan perusahaan untuk menjaga pasokan energi tetap berjalan dengan baik. Terlebih lagi Gathering Station itu beroperasi setiap hari selama 24 jam," papar perempuan yang sudah berkiprah di industri hulu migas selama 11 tahun, Sabtu 5 April 2025. 

Begitu juga dengan Budhi Refa Anjani yang bertugas sebagai Production Superintendent di lepas pantai yakni di Central Plant, East Operations Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). 

“Tugas kami memastikan day to day operation di central plant, bertanggung jawab atas target produksi, safety, semua personel dan penggunaan budget pada anjungan central plant ini," terang pria yang akrab disapa Budrev.

Budrev rela tidak libur saat Lebaran demi upaya menjaga stabilitas energi nasional.

"Tahun ini tidak bisa berlebaran bersama istri dan dua anak saya. Kami bertugas dan menjalankan operasi di sini bukan hanya sekedar memenuhi kewajiban dalam bekerja, tapi juga untuk kepentingan yang lebih luas," ujarnya.

Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Arya Dwi Paramita mengatakan, bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban para Perwira

Pertamina di sektor hulu migas ini sangat penting dan strategis, karena telah menjadi ujung tombak pasokan minyak mentah yang memperkuat ketahanan energi nasional.

“Mereka mendedikasikan waktunya untuk memastikan pasokan minyak mentah tetap berjalan di masa libur Lebaran,” ujar Arya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved