Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

Ikram Sempat Sembunyi di Banyuwangi, Tersangka Penyelundupan Penyu di Gilimanuk

Ikram Sempat Sembunyi di Banyuwangi, Tersangka Penyelundupan Penyu di Gilimanuk

Tayang:
istimewa
Pelaku Penyelundupan penyu di Gilimanuk akhirnya ditangkap polisi dan dihadirkan di Mapolres Jembrana, Rabu 9 April 2025. Pelaku mengaku tergiur dengan upah yang diberikan pemberi kerja. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Polisi berhasil mengamankan pelaku penyelundupan satwa dilindungi jenis penyu di Gilimanuk belum lama ini.

Adalah Ikram Akbal Pauwah (IAP) berusia 45 tahun yang nekat menyelundupkan penyu sebanyak 5 ekor karena tergiur upah senilai Rp1 Juta.

Polisi kini sedang memburu dua saksi sesuai keterangan tersangka Ikram.

Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto menuturkan, pelaku berhasil diamankan unit Gakkum Sat Polairud di Lingkungan Arum Barat, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya pada 23 Maret lalu.

Baca juga: PETAKA! Kecelakaan di Kuta Selatan, Sopir Tangki Tewas Terjepit di As Roda, Berikut Kronologinya

Selanjutnya ia digiring menuju Polres Jembrana untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

Dari keterangan tersangka, ia tak bekerja sendiri tapi bersama dua orang lainnya. Sehingga polisi mengeluarkan daftar pencarian saksi (DPS) terhadap dua orang lainnya. 

"Identitasnya sudah kami kantongi dan kami masih selidiki," kata AKBP Endang. 

Baca juga: SELAMAT JALAN! Tulang Belulang Ayah Ditemukan di Jembrana, Si Sulung: Tanda ini Buat Kami Yakin

Terpisah, Ikram mengakui bahwa dirinya melakukan kegiatan penyelundupan penyu tersebut karena tergiur upah senilai Rp1 Juta untuk lima ekor penyu yang ditemukan.

"Sebelumnya sempat sembunyi di Banyuwangi, di rumah sodara. Tergiur karena diberi upah Rp1 Juta untuk lima ekor," tuturnya. 

Akibat perbuatannya, pelaku dipersangkakan Pasal 40A ayat (1) huruf d dan e jo Pasal 21 ayat (2) huruf a dan b UU RI Nomor 32 Tahun 2024 tentang  Perubahan Atas Undang.Undang Nomor 5 Tahun I990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya.

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved