Pura Penataran Agung Ratu Pasek

Puncak Karya Pura Penataran Agung Ratu Pasek Punduk Dawa Klungkung Bali, Pengesahan Sekala Niskala

Besok Puncak Karya Pura Penataran Agung Ratu Pasek di Punduk Dawa Klungkung Bali, Pengesahan Skala Niskala

Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali
UPACARA - Upacara Pura Penataran Agung Ratu Pasek, Linggih Ida Bhatara Mpu Ghana di Dusun Punduk Dawa, Desa Pesinggahan Klungkung Bali. Puncak Karya Pura Penataran Agung Ratu Pasek Punduk Dawa Klungkung Bali, Pengesahan Sekala Niskala 

TRIBUN-BALI.COM - Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Betara Mpu Ghana, atau dikenal sebagai Pura Punduk Dawa, terletak di Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali.

Besok, Puncak Karya di Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Betara Mpu Ghana akan digelar dengan penuh kesakralan.

Karya ini menjadi pengesahan secara sekala dan niskala, rampungnya pembangunan Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek.

Rangkaian karya ini telah dimulai dengan matur piuning pada Senin 17 April 2025 lalu.

Serta telah dilaksanakan Tawur Agung, dan upacara Rsi Gana di madyaning madya mandala dan di utama utamaning mandala pura, Jumat 18 April 2025 lalu.

 

Rangakaian upacara dilanjutkan dengan melasti pada Sabtu 26 April 2025 ke segara Goa Lawah. Upacara ini diikuti oleh ribuan pemedek dari berbagai daerah.

Puncak upcara dilaksanakan, Senin 28 April 2025 dilanjutkan Mepeselang, dan Meperayunan Mepedanan. 

Secara keseluruhan ada sebanyak 20 sulinggih (ida pandita mpu) akan muput (memimpin) serangkaian puncak karya, yang dipusatkan di Utama Utamaning Mandala Pura (luhur), Madya Utaning Mandala (madya), dan Penyawangan Bhatara Gede Dalem Ped.

Baca juga: 20 Sulinggih Akan Muput Puncak Karya Pura Penataran Agung Ratu Pasek di Punduk Dawa Klungkung Bali

Nantinya upacara dilanjutkan dengan nganyarin selama 9 hari dan penutup rangkaian upacara (penyineban) akan dilaksanakan Selasa 6 Mei 2025.

Pura ini dibangun di atas kawasan perbukitan yang membuatnya tampak megah dan sakral. 

Ornamen-ornamennya menggunakan batu basalt atau batu lahar, memadukan unsur tradisional Bali dengan sentuhan modern.

Sejak mulai dibangun pada tahun 2016, pura ini dikembangkan dengan melibatkan seluruh Semeton Pasek se-Nusantara, dengan konsep gotong royong tanpa modal awal.

Dengan total biaya pembangunan lebih dari Rp11 miliar, Pura Punduk Dawa kini dilengkapi fasilitas modern seperti lift untuk memudahkan akses pemedek lansia, ruang peristirahatan untuk sulinggih, serta pusat kebudayaan untuk kegiatan anak-anak dan yowana.

Setelah rampung, Pura Punduk Dawa diresmikan melalui upacara Melaspas pada Purnama Kesanga 24 Februari 2024, dan dilanjutkan dengan Pujawali hingga 7 Maret 2024.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved