Bali United
Bali United Baru Sekali Dipimpin Wasit Asing, Teco Sebut Wasit Lokal Kerap Ulangi Kesalahan
Dari 32 pekan bergulir kompetisi Liga 1 2024/2025, Teco imerasa bahwa penerapan Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi ini belum sepenuhnya Fair.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
Karena hal-hal seperti itu tidak ditampik mempengaruhi mental pemain dan akan berbeda cerita jika gol disahkan sesuai apa yang terjadi di lapangan
Pelatih yang sudah memulai karier di Indonesia sejak tahun 2003 ini pun tetap memberikan masukan untuk federasi.
“Ketika pelatih banyak kritik ada masalah pasti dapat hukuman, pelatih, pemain juga begitu ada salah dapat hukuman. Tetapi wasit, saya lihat tidak ada hukuman ketika mereka salah," tukasnya.
"Saya tidak lihat, di Liga ini, wasit salah satu kali, salah dua kali, minggu depan dia pimpin lagi, bisa salah lagi, harus lebih tegas buat liga jalan lebih fair," imbuh Teco.
Pelatih asal Brasil ini berharap PSSI yang dipimpin Erick Thohir harus tegas menyikapi soal perwasitan di Liga 1 untuk kualitas liga yang lebih kompetitif di musim depan dengan mendatangkan wasit asing, seperti halnya mendatangkan, pelatih maupun pemain asing.
"Setiap pertandingan ada tim kerja di atas atau tim tak mau degradasi, kami pelatih dan pemain kerja keras di latihan buat persiapan pertandingan, wasit harus bisa lebih bagus," tuturnya.
"Sepak bola modern ada pemain asing ada lokal ada pelatih asing ada lokal ada wasit ada lokal seharusnya ada asing juga, wasit asing bisa beri contoh lokal sama seperti pemain atau pelatih." sambung Teco. (ian)
Harus Ditingkatkan
Pelatih Stefano Cugurra menilai, kepemimpinan wasit asing di Liga 1 harus lebih ditingkatkan, ia menyebut Bali United baru hanya pernah sekali dipimpin oleh wasit asing asal Malaysia, M. Nazmi Nasaruddin.
Akan tetapi, sisanya lebih banyak dipimpin oleh wasit lokal yang terkadang dalam mengambil keputusan kerap berbeda.
“Masih minim sekali, dari semua pertandingan di Liga, saya cuma pernah sekali dipimpin sama wasit Malaysia. Ini hanya masukan atau saran agar Liga 1 lebih kompetitif dan suporter bisa lebih menikmati pertandingan di musim depan,” pungkas pelatih bertitel 3 trofi juara Liga 1 ini. (ian)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.