Sponsored Content

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Diskop UKMP Badung Laksanakan Aksi Bersih-Bersih Pasar 

Menurutnya kondisi Bali dan Kabupaten Badung, sedang mengalami darurat sampah sehingga memerlukan penanganan serius lintas sektor.  

ISTIMEWA
Aksi bersih-bersih sampah yang dilaksanakan DiskopUKMP Badung di area Pasar Desa Adat Tegal, Kecamatan Abiansemal, dan Pasar Sempidi Kwanji, Kecamatan Mengwi, pada  Selasa 3 Mei 2025. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DiskopUKMP) Kabupaten Badung, melaksanakan Aksi Besaih Pasar di area Pasar Desa Adat Tegal, Kecamatan Abiansemal, dan Pasar Sempidi Kwanji, Kecamatan Mengwi, pada  Selasa 3 Mei 2025.

Aksi bersih itu dilaksanakan sebagai tindaklanjut, dari surat edaran Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia yang ditindaklanjuti dengan surat edaran Bupati Badung terkait Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, S.P., M.Si., menjelaskan aksi bersih pasar dilaksanakan serangkaian peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni.

Baca juga: Aktivitas Pelabuhan Gilimanuk Landai, Belum Ada Tanda Peningkatan Aktivitas Serangkaian Idul Adha

Baca juga: Komitmen Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat, RSUD Klungkung Bangun Rumah Duka Shanti Mahottama 

Selanjutnya aksi bersih pasar dilaksanakan di area pasar, karena pasar menjadi salah satu sumber penghasil sampah plastik.

Melalui tema "Ending Plastic Pollution" atau "hentikan polusi plastik" pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, para pelaku usaha untuk bersinergi dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selain itu, Jajaran Dinas Koperasi UKM dan perdagangan telah mengambil langkah-langkah preventif, pembinaan dan sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat khususnya para pelaku Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten Badung  untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Menurutnya kondisi Bali dan Kabupaten Badung, sedang mengalami darurat sampah sehingga memerlukan penanganan serius lintas sektor.  

"Bali saat ini sedang mengalami darurat sampah, ini harus menjadi gerakan bersama, tidak hanya dari pemerintah, tapi harus mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Niscaya dengan begitu keberadaan sampah plastik bisa kita tanggulangi bersama dan Bali menjadi bersih". Ujar Anak Agung Ngurah Raka Sukadana. (Adv/Gus)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved