Kapal Tenggelam di Selat Bali
UPDATE Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya: Terbaru Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Lautan
UPDATE Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya: Terbaru Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Lautan
TRIBUN-BALI.COM - Penemuan sosok jenazah laki-laki di Selat Tanjung Anjir, Banyuwangi, Selasa 8 Juli 2025 dini hari, diduga kuat sebagai salah satu korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.
Lokasi penemuan berada di sisi selatan titik kapal nahas tersebut tenggelam.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menjelaskan, jenazah pertama kali ditemukan oleh nelayan kapal gardan dalam kondisi mengambang sekitar pukul 01.24 WIB.
"Jenazah kemudian dievakuasi ke atas kapal nelayan dan dipindahkan ke speed boat untuk dibawa menuju daratan," ujar Rama, yang juga meninjau langsung proses evakuasi di Muncar.
Dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk Identifikasi
Sekitar pukul 03.30 WIB, jenazah tiba di Pelabuhan Perikanan Muncar dan langsung diserahkan ke tim SAR gabungan.
Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Blambangan menggunakan ambulans untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jatim.
"Korban dibawa ke RSUD Blambangan untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jatim," tambah Rama.
Baca juga: Hari Ke-6 Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali: 38 Korban Sudah Ditemukan, 27 Masih Hilang
Jenazah ditemukan di area pencarian aktif yang saat ini menjadi fokus penyisiran tim SAR gabungan pada pencarian hari kelima (H+5).
Hingga kini, jumlah jenazah korban yang belum teridentifikasi tercatat ada 2 orang.
Update Korban Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya
Berdasarkan data terbaru:
Korban selamat: 30 orang
Korban meninggal teridentifikasi: 8 orang
Jenazah belum teridentifikasi: 2 orang
Korban masih dalam pencarian: puluhan penumpang lainnya
Masa golden time atau harapan hidup para korban selama tiga hari telah terlewat sejak insiden tenggelamnya kapal yang terjadi pada Rabu (2/7/2025) malam. Meski begitu, pencarian tetap dilanjutkan secara intensif oleh tim gabungan SRU darat, laut, dan udara.
"Pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan intensif oleh tim gabungan, baik oleh SRU darat, laut, dan udara," tutup Rama.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.