Berita Bali

VIRAL Video Mantra Bhatara Avanza, YJHN Lapor ke Polda Bali, Pembuat Diduga Bukan Orang Sembarangan

VIRAL Video Mantra Bhatara Avanza, YJHN Lapor ke Polda Bali, Pembuat Diduga Bukan Orang Sembarangan

Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
istimewa
Yayasan Jaringan Hindu Nusantara (YJHN) saat melakukan pelaporan video dugaan pelecehan pada Selasa, 8 Juli 2025 ke Cyber Crime Polda Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Viral video dubbing mantra yang diduga melecehkan agama Hindu di media sosial TikTok dan Facebook.

Dalam video itu memperlihatkan ada pemangku dan tiga orang yang tengah melakukan prosesi upacara di depan sebuah mobil berwarna putih.

Namun yang menjadi masalah bukan upacara tersebut, melainkan suara mantra dari video yang diduga dubbing.

Baca juga: MERINDING! Lukman Mengira Suara Hantu di Tengah Lautan Selat Bali, Ternyata Belasan Penumpang

Potongan mantra dalam video tersebut menyebut, "Om pakulun paduka Bhatara Toyota, makadi Avanza pakulun paduka Bhatara..."

Yayasan Jaringan Hindu Nusantara (YJHN) pun melakukan pelaporan terhadap video tersebut pada Selasa, 8 Juli 2025 ke Cyber Crime Polda Bali.

Pelaporan terkait upacara itu pun dibenarkan ketua YJHN, Wayan Kantha Adnyana saat dihubungi Tribun Bali.

"Kami telah mempelajari video itu dan memang ada unsur pelecehan. Karena pemangku jaraknya jauh, suaranya kok kencang. Sehingga kelihatan itu didubbing," paparnya.

Baca juga: BAWAHAN Goda Wanitanya Saat Pesta di Villa Gili Trawangan, Kompol Made Habisi Brigadir Nurhadi

Pihaknya pun mencurigai satu akun yang diduga menjadi pemilik suara tersebut, karena memang suaranya sama.

Akan tetapi saat ini, baik akun TikTok maupun Facebook yang dicurigai sudah ditakedown alias hilang.

"Sekarang tinggal satu barang bukti lagi yakni yang mengunggah pertama atau pemilik suara atau yang tahu pemilik suara tersebut. Karena sudah viral dibagikan lebih dari 500 kali cukup sulit melacak," imbuhnya.

Sehingga melalui akun Facebook pribadinya, ia meminta pengguna media sosial yang tahu siapa pemilik suara tersebut untuk menyampaikan langsung kepada dirinya.

Sehingga akan lebih mudah untuk mencokok terduga yang melakukan dubbing tersebut.

"Dugaan kami mengarah ke satu orang, karena suaranya mirip. Dan itu pun bukan orang sembarangan, karena suara mantranya bagus.

Cuma ditambahkan Bhatara Avanza dan Bhatara Toyota. Lekuk-lekuk suaranya bagus," paparnya.

Kantha Adnyana pun menyebut jika video tersebut awalnya diunggah di TikTok kemudian menyebar ke Facebook.

Ia pun berharap hal serupa tidak terulang lagi ke depannya.

Dan pembuat konten tidak membuat konten yang melenceng dan melecehkan agama.

"Silakan buat konten, tapi jangan melecehkan agama sendiri. Kita harus menghargai agama kita sebelum meminta orang lain untuk menghargai," katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved