Berita Gianyar

Warga Keluhkan Kelangkaan Semen, Kapolres Gianyar Bali Tugaskan Intel Untuk Selidiki

untuk memastikan, pihaknya akan berkoordinasi melalui fungsi Intelkam untuk mempercepat distribusi semen.

istimewa
Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C Kesuma. Warga Keluhkan Kelangkaan Semen, Kapolres Gianyar Bali Tugaskan Intel Untuk Selidiki 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C Kesuma menggelar Jumat Curhat di Rumah Joglo Medahan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali

Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah elemen masyarakat, mulai dari Perbekel Desa Medahan I Wayan Buana, Bendesa Adat Jro I Made Sardula, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya termasuk pecalang dan para kelian dinas dan adat se-Desa Medahan.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan permasalahan yang dihadapi. 

Di antaranya, Ni Wayan Sari, yang mengeluhkan terkait kelangkaan semen yang terjadi sejak beberapa hari lalu. Selain semen, gas LPG 3 kilogram juga kembali langka.

Baca juga: VIDEO Mobil Pikap Pengangkut Gas LPG Terguling di Denpasar Bali, Arus Lalu Lintas Terganggu

Menanggapi hal tersebut, Kapolres AKBP Chandra tidak menampik Gianyar saat ini krisis semen. 

Pihaknya menduga, hal tersebut terjadi akibat sempat terhambatnya arus penyeberangan Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk akibat cuaca ekstrem. 

Namun untuk memastikan, pihaknya akan berkoordinasi melalui fungsi Intelkam untuk mempercepat distribusi semen.

Sementara untuk kelangkaan gas elpiji, ia menegaskan bahwa kelangkaan gas tersebut tengah dalam penyelidikan.  

“Kelangkaan semen bisa jadi dampak dari kejadian kapal tenggelam di Selat Bali yang berdampak pada arus distribusi. Kami akan dalami lebih lanjut dan memfasilitasi kebutuhan pembangunan di desa. Mohon masyarakat tetap bersabar karena ini sedang kami koordinasikan lintas instansi,” jelasnya.

Kegiatan Jumat Curhat ini ditutup dengan catatan bahwa Polres Gianyar akan terus berkomitmen untuk menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat dan menjadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif melalui komunikasi aktif antara polisi dan masyarakat.

“Program Jumat Curhat ini merupakan salah satu upaya Polri untuk membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat, guna menyerap keluhan, masukan, serta memberikan solusi atas permasalahan kamtibmas maupun konflik sosial di lingkungan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa Polri benar-benar hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar AKBP Chandra.

Dalam kegiatan itu, Kapolres Gianyar juga memperkenalkan layanan call center 110 sebagai layanan pengaduan cepat. 

Dia memastikan, setiap aduan masyarakat akan langsung ditangani jika menghubungi call center 110. (*)

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved