Berita Bali

Gengster Anak Muda Berulah di Denpasar Bali: Korban Ditabrak, Dikeroyok dan Tas Dijarah

Seorang pengendara yang melintas di kawasan Lumintang, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali tiba-tiba dihadang dan diserang geng anak muda

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
Istimewa/BPBD Denpasar
KORBAN - IGPW (31) menjadi korban pengeroyokan geng anak muda, di Lumintang, Denpasar, Bali, pada Sabtu 2 Agustus 2025 malam. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang pengendara yang melintas di kawasan Lumintang, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali tiba-tiba dihadang dan diserang geng anak muda, pada Sabtu 2 Agustus 2025 tengah malam. 

Korban IGPW (31) asal Batubulan terkulai tak berdaya karena mengalami patah kaki karena juga sempat ditabrak.

Parahnya korban yang juga memiliki masalah pengelihatan dengan menggunakan kaca mata, karena dikeroyok geng anak muda itu kaca mata korban dan helmnya hancur. 

Korban kemudian dievakuasi oleh petugas medis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar yang mendapat laporan warga.

"Evakuasi korban pengeroyokan," kata Petugas Medis, Wayan Robert dihubungi Tribun Bali

Disampaikan Wayan, korban mengalami patah pada kaki kanan sehingga harus dievakuasi dengan pemasangan bidai, selain itu, korban juga mengalami luka lecet di bawah mata kiri.

Baca juga: Denpasar Bali Rancang Pendapatan Daerah 2026 Rp2,95 Triliun, Belanja Dirancang Capai Rp3,53 Triliun

"Luka lecet bawah mata kiri dan patah pada kaki kanan," bebernya.

Oleh petugas medis, korban dilarikan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Denpasar

Disampaikan Wayan menurut keterangan korban, korban tidak mengenal para pelaku karena tiba-tiba dibuntuti dan dihadang.

"Korban sendiri, tidak ada masalah, korban seketika dibuntuti dan dihadang oleh kelompok anak muda, korban sempat ditabrak dan dkeroyok sampai kaca mata dan helm hancur," ujarnya.

Tak berhenti di situ saja, tas milik korban yang berada di sepeda motor dijarah dan dibawa kabur oleh geng anak muda itu. 

"Tas milik korban yg berada di bawah jok motor Nmaxnya juga dibawa kabur," ujarnya.

Para pelaku sekelompok anak muda itu juga diduga dalam kondisi mabuk minuman beralkohol. Handphone milik korban masih bisa diselamatkan karena dipegang erat oleh korban.

"Handphone masih dipegang erat oleh korban cuma tasnya yang di bawah jok raib," tutur dia.

Sementara kasus ini dalam penanganan pihak kepolisian setempat, sepeda motor milik korban ujuga sudah diamankan polisi.

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved